Harga Emas Pegadaian 7 Januari 2026: Emas Antam ‘Menghilang’, UBS dan Galeri 24 Jadi Pilihan Utama Investor di Awal Tahun

Harga Emas Pegadaian 7 Januari 2026: Emas Antam ‘Menghilang’, UBS dan Galeri 24 Jadi Pilihan Utama Investor di Awal Tahun

emas-pixabay-

Harga Emas Pegadaian 7 Januari 2026: Emas Antam ‘Menghilang’, UBS dan Galeri 24 Jadi Pilihan Utama Investor di Awal Tahun

Di awal tahun baru yang penuh harapan, pasar emas Tanah Air justru menyuguhkan kejutan tak terduga. PT Pegadaian (Persero), lembaga keuangan milik negara yang menjadi salah satu pintu utama masyarakat dalam berinvestasi emas, hari ini tidak mencantumkan harga emas batangan dari PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di seluruh ukurannya. Situasi ini memicu tanda tanya di kalangan investor, terutama mereka yang telah lama menjadikan emas Antam sebagai instrumen andalan.



Berdasarkan pantauan langsung di situs resmi Sahabat Pegadaian pada Rabu (7/1/2026), tidak ada satupun daftar harga emas Antam—mulai dari ukuran terkecil 0,5 gram hingga batangan raksasa 1.000 gram—yang tersedia. Padahal, biasanya daftar tersebut menjadi rujukan harian jutaan nasabah Pegadaian untuk memantau pergerakan harga logam mulia.

Namun, jangan khawatir. Pegadaian tetap membuka akses investasi emas melalui dua merek ternama lainnya: UBS (PT Untung Bersama Sejahtera) dan Galeri 24. Kedua merek ini kini menjadi andalan utama masyarakat yang ingin memulai atau melanjutkan strategi investasi emas di tahun 2026 yang penuh ketidakpastian.

UBS: Kenaikan Harga Memicu Minat Investor
Emas batangan produksi UBS mencatat kenaikan signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Untuk ukuran 0,5 gram, harga hari ini mencapai Rp1.425.000, naik Rp13.000 dari posisi Selasa (6/1/2026). Sementara itu, emas UBS 1 gram dijual seharga Rp2.638.000, menguat Rp26.000 hanya dalam waktu 24 jam.


Kenaikan ini sejalan dengan tren global yang menunjukkan penguatan harga emas di pasar internasional. Ketegangan geopolitik, kekhawatiran resesi di beberapa negara maju, serta ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter oleh Federal Reserve (The Fed) menjadi pemicu utama naiknya permintaan terhadap aset safe haven seperti emas.

Menariknya, meski harganya terus naik, minat masyarakat terhadap emas UBS justru meningkat. Hal ini tak lepas dari kepercayaan masyarakat terhadap kualitas dan sertifikasi internasional yang dimiliki UBS—termasuk akreditasi dari London Bullion Market Association (LBMA), lembaga pengawas global untuk perdagangan emas.

Galeri 24: Pilihan Investasi Terjangkau Tanpa Kompromi Kualitas
Selain UBS, Galeri 24 juga menjadi pilihan populer di kalangan investor, terutama mereka yang berada di segmen menengah ke bawah. Hari ini, emas Galeri 24 ukuran 0,5 gram dibanderol Rp1.355.000, naik Rp14.000 dari hari sebelumnya. Sementara untuk ukuran 1 gram, harganya mencapai Rp2.582.000, mengalami kenaikan Rp26.000.

Keunggulan Galeri 24 terletak pada harganya yang lebih kompetitif dibanding Antam maupun UBS, tanpa mengorbankan standar kualitas. Setiap batangan emas dari Galeri 24 dilengkapi sertifikasi resmi dan juga telah memenuhi standar LBMA, menjadikannya pilihan yang aman dan layak untuk investasi jangka panjang.

“Galeri 24 sangat cocok bagi investor pemula atau mereka yang ingin berinvestasi secara bertahap dengan modal terbatas,” ujar seorang konsultan keuangan independen, Andi Prasetyo, saat diwawancarai via telepon.

Mengapa Emas Antam Tidak Tersedia di Pegadaian?
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pegadaian maupun Antam belum memberikan keterangan resmi mengenai ketidakhadiran emas Antam di daftar harga Pegadaian. Namun, berdasarkan pola historis, fenomena ini bukanlah yang pertama kali terjadi.

Sebelumnya, pada periode 26 Mei hingga 1 Agustus 2025, Pegadaian juga sempat tidak menyediakan emas Antam selama lebih dari dua bulan. Saat itu, banyak nasabah khawatir terhadap kelangkaan pasokan, meski belakangan diketahui bahwa hal tersebut terkait dengan proses logistik internal dan penyesuaian stok pasca-libur panjang.

Dr. Rini Widyastuti, pengamat logam mulia dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, menjelaskan bahwa situasi semacam ini memang lazim terjadi di masa transisi akhir dan awal tahun.

“Antam biasanya melakukan stock opname atau distribusi ulang stok nasional di awal tahun. Pegadaian juga mungkin sedang menyesuaikan stoknya setelah libur panjang Natal dan Tahun Baru,” terang Dr. Rini.

Ia menekankan bahwa ketiadaan emas Antam tidak berarti krisis pasokan. “UBS dan Galeri 24 sama-sama memiliki sertifikasi LBMA. Keduanya layak dijadikan instrumen investasi jangka panjang dengan likuiditas tinggi,” tambahnya.

Tips Cerdas Investasi Emas di Pegadaian Tahun 2026
Bagi Anda yang ingin memulai atau melanjutkan investasi emas di awal tahun ini, berikut beberapa tips penting yang perlu diperhatikan:

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya