Rekomendasi Saham Potensial Hari Ini, Senin 8 Desember 2025: Momentum IHSG Menuju Rekor Baru, Ini Saham yang Perlu Dicermati
Rekomendasi Saham Potensial Hari Ini, Senin 8 Desember 2025: Momentum IHSG Menuju Rekor Baru, Ini Saham yang Perlu Dicermati
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pekan perdagangan terakhir sebelum libur akhir pekan dengan catatan gemilang. Pada penutupan Jumat (5/12/2025), IHSG menguat 1,46% ke level 8.632,76, berada di zona hijau dan nyaris menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa (All-Time High/ATH) yang pernah dicatat di angka 8.689,09 secara intraday.
Pergerakan positif ini tak lepas dari sentimen pasar yang cukup optimis sepanjang pekan. Pasar saham domestik menunjukkan ketahanan kuat meski menghadapi tekanan global, termasuk fluktuasi nilai tukar dan ketidakpastian kebijakan moneter di sejumlah negara maju. Sejumlah sektor unggulan menjadi penggerak utama penguatan IHSG, terutama saham perindustrian, konsumen non-primer, serta infrastruktur.
Sektor Unggulan Jadi Penopang Penguatan IHSG
Berdasarkan data perdagangan pekan lalu, saham-saham di sektor perindustrian mencatat kenaikan spektakuler hingga 11,8%, diikuti sektor konsumen non-primer yang naik 10%, serta infrastruktur dengan kenaikan 9,54%. Kinerja ketiga sektor ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap pertumbuhan ekonomi domestik yang terus menunjukkan tanda-tanda pemulihan solid.
Tak hanya itu, volume perdagangan juga tercatat sangat aktif, mencapai 235,82 miliar saham dengan total nilai transaksi mencapai Rp106,82 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 13,4 juta kali, menunjukkan minat tinggi investor institusional maupun ritel dalam memanfaatkan momentum penguatan pasar.
IHSG di Ambang Pecahkan Rekor Baru
Saat ini, IHSG hanya berjarak sekitar 56 poin dari rekor tertingginya, menandakan potensi besar untuk mencatatkan all-time high baru di sesi perdagangan pekan ini. Bahkan, pada awal pekan sebelumnya, IHSG sempat menyentuh level terendah di 8.493,24 pada Senin pagi—namun berhasil bangkit dan menutup pekan dengan sangat kuat.
“Sentimen positif dari kinerja korporasi, kebijakan suku bunga domestik yang stabil, serta aliran modal asing yang kembali masuk menjadi katalis utama penguatan pasar,” ujar analis pasar dari salah satu sekuritas ternama di Jakarta kepada Redaksi Investasi.
Daftar Rekomendasi Saham Potensial Hari Ini, Senin 8 Desember 2025
Memasuki perdagangan awal pekan, investor disarankan fokus pada saham-saham yang memiliki fundamental kuat, likuiditas tinggi, dan potensi pertumbuhan pendapatan jangka menengah-panjang. Berikut adalah rekomendasi saham pilihan dari berbagai broker ternama yang layak menjadi pertimbangan investor hari ini:
1. BRI Danareksa Sekuritas
IMPC (Impack Pratama)
ERAA (Erajaya Swasembada)
NEST (Nestle Indonesia)
2. BNI Sekuritas
BWPT (Bumi Water Pratama)
DOOH (Dwidaya World)
HRTA (Hartadinata Abadi)
RAJA (Raja Garuda Mas)
CUAN (Ciputra Development)
SCMA (Surya Citra Media)
3. Philip Sekuritas
SATU (Surya Toto Indonesia)
PSAB (Pasifik Satelit Nusantara)
4. Phintraco Sekuritas
PNLF (Panin Financial)
TLKM (Telkom Indonesia)
MEDC (Medco Energi Internasional)
ADMR (Adaro Minerals Indonesia)
MBMA (Mandom Corporation)
PGEO (Pertamina Geothermal Energy)
5. MNC Sekuritas
ERAA (Erajaya Swasembada)
INDY (Indika Energy)
INTP (Indocement Tunggal Prakarsa)
PGEO (Pertamina Geothermal Energy)
6. CGS International Sekuritas
SMGR (Semen Indonesia)
ERAA (Erajaya Swasembada)
ISAT (Indosat Ooredoo Hutchison)
HRTA (Hartadinata Abadi)
BRMS (Bumi Resources Minerals)
ARCI (Arwana Citramulia)
7. Panin Sekuritas
ANTM (Aneka Tambang)
HRUM (Harum Energy)
GJTL (Gajah Tunggal)
8. Mirae Asset Sekuritas
BREN (Barito Renewables Energy)
NCKL (Nickel Indonesia)
PGEO (Pertamina Geothermal Energy)
KEEN (Kimia Farma)
KETR (Kertas Nusantara)
VINS (Vincentius Sentosa)
Fokus pada Sektor Infrastruktur dan Energi Terbarukan
Beberapa nama saham yang muncul berulang dari berbagai rekomendasi, seperti PGEO, ERAA, dan HRTA, menunjukkan bahwa investor melihat potensi besar pada perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor energi terbarukan, ritel teknologi, dan konsumsi premium. Selain itu, saham batubara dan pertambangan seperti ANTM, BRMS, dan NCKL juga tetap diminati seiring dengan permintaan global yang masih tinggi.
Baca juga: Rupiah Melemah di Awal Pekan, Jadi yang Terdalam di Asia—Apa yang Memicunya?
Update Terbaru
Cara Mencairkan Saldo Bantuan PKH Tahap 2 Tahun 2026 untuk Pemilik KKS Lama dan Baru
Kamis / 25-06-2026, 01:10 WIB
Lonjakan 5 Sektor Teknologi AI di China Sepanjang 2026
Kamis / 25-06-2026, 01:09 WIB
Classroom of the Elite Season 5 Resmi Diumumkan
Kamis / 25-06-2026, 01:08 WIB
Startup Hypercar Baru Ingin Anda Mengendarainya Seperti Superbike
Kamis / 25-06-2026, 01:07 WIB
Mantan Eksekutif BMW Yakin Zeekr Setara dengan Merek Premium Jerman
Kamis / 25-06-2026, 01:07 WIB
Samsung Mulai Uji Coba One UI 9.0 untuk Galaxy A07
Kamis / 25-06-2026, 01:07 WIB
Kisah Prajurit Abad Pertengahan Inggris Terungkap Lewat Database
Kamis / 25-06-2026, 01:07 WIB
Serum Nabati Tumbuhkan Rambut dan Tingkatkan Ketebalan 25% dalam 56 Hari
Kamis / 25-06-2026, 01:07 WIB
Travis Barker dan Alabama Dukung Landon di Konser L.A.
Kamis / 25-06-2026, 01:04 WIB
Brooks Nader Bantah Pacaran dengan Taron Egerton
Kamis / 25-06-2026, 01:00 WIB
Diskon Permainan Luar Ruangan Musim Panas di Amazon
Kamis / 25-06-2026, 01:00 WIB
Helikopter Tempur AW249 Fenice Milik Italia Tampil Perdana di ILA Berlin
Kamis / 25-06-2026, 00:59 WIB
Nick Carter: Saksi Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual Melissa Schuman
Kamis / 25-06-2026, 00:57 WIB
Izin Penutupan Jalan Dekat MSG Dikaitkan dengan Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce
Kamis / 25-06-2026, 00:57 WIB






