Prabowo Kumpulkan Tokoh Bangsa di Istana Kertanegara, Sjafrie Sjamsoeddin Ungkap Pesan Persatuan dan Peran Tokoh Berjasa
Prabowo Kumpulkan Tokoh Bangsa di Istana Kertanegara, Sjafrie Sjamsoeddin Ungkap Pesan Persatuan dan Peran Tokoh Berjasa
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan tertutup yang digelar oleh Presiden Prabowo Subianto di kediaman resminya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada akhir pekan lalu. Pertemuan tersebut bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan forum strategis yang menghadirkan sejumlah tokoh nasional yang dinilai memiliki andil besar dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Salah satu peserta pertemuan, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, membuka sedikit tabir mengenai isi diskusi yang berlangsung. Dalam keterangannya kepada awak media pada Sabtu, 4 Oktober 2025, Sjafrie menekankan bahwa Presiden Prabowo sengaja mengundang para tokoh tersebut untuk memperkuat jalinan persatuan di tengah dinamika politik dan sosial yang terus berkembang.
“Presiden memberikan arahan yang sangat jelas: kita harus terus bersatu,” ujar Sjafrie dengan penuh keyakinan. “Persatuan bukan hanya slogan, tapi fondasi utama bagi kemajuan bangsa ke depan.”
Pertemuan Penuh Makna dengan Tokoh-Tokoh Berjasa
Meski enggan menyebutkan secara eksplisit siapa saja tokoh yang hadir, Sjafrie menegaskan bahwa mereka adalah sosok-sosok yang “pernah mempunyai jasa kepada bangsa dan negara.” Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa pertemuan tersebut melibatkan figur-figur lintas generasi—baik dari kalangan politik, militer, akademisi, maupun tokoh masyarakat—yang selama ini dikenal memiliki kontribusi signifikan dalam membangun Indonesia.
“Ini bukan sekadar kumpul-kumpul. Ini adalah bentuk penghargaan sekaligus upaya menyatukan visi ke depan,” tambahnya.
Yang menarik, pertemuan itu juga dihadiri oleh Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Kehadiran mantan presiden tersebut menunjukkan kelanjutan hubungan baik antara dua tokoh utama negeri ini, meski berasal dari latar belakang politik yang berbeda. Keduanya diketahui berbincang selama kurang lebih dua jam dalam suasana yang santai namun penuh makna.
Prabowo Ceritakan Misi Diplomatik dan Terobosan Luar Negeri
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga membagikan pengalaman terbarunya usai melakukan rangkaian kunjungan kerja ke sejumlah negara selama dua minggu. Ia mengungkapkan bahwa lawatan internasional itu tidak hanya bersifat protokoler, tetapi juga menghasilkan sejumlah terobosan strategis yang akan berdampak positif bagi Indonesia.
“Saya cerita baru keliling dari luar negeri. Ya, beliau (Jokowi) juga mengikuti rupanya,” ujar Prabowo, merujuk pada mantan presidennya yang duduk di sampingnya. “Saya ceritakan terobosan-terobosan yang kita dapat kemarin.”
Meski tidak merinci lebih lanjut jenis terobosan yang dimaksud, narasi ini menunjukkan komitmen pemerintahan Prabowo untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global, baik dalam bidang ekonomi, pertahanan, maupun diplomasi.
Silaturahmi sebagai Strategi Politik dan Sosial
Pakar komunikasi politik dari Universitas Indonesia, Dr. Rina Indiastuti, menilai bahwa pertemuan semacam ini merupakan langkah cerdas dalam membangun konsensus nasional. “Di tengah polarisasi yang masih menghantui masyarakat, silaturahmi lintas tokoh bisa menjadi jembatan emosional sekaligus politik,” katanya.
Menurutnya, kehadiran tokoh-tokoh berpengaruh—termasuk mantan presiden—menunjukkan bahwa Presiden Prabowo ingin membangun pemerintahan yang inklusif, bukan eksklusif. “Ini bukan hanya soal kekuasaan, tapi soal kebersamaan dalam memimpin bangsa,” tambah Rina.
Update Terbaru
Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Seret Nama Aman Yani, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Kamis / 07-05-2026, 19:35 WIB
Dedi Mulyadi Soroti Pemotongan Paksa Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut, Nilai Tindakan Guru BK Berlebihan
Kamis / 07-05-2026, 19:34 WIB
Guru Honorer Diusulkan Jadi ASN Menjelang Penghapusan Status pada 2027
Kamis / 07-05-2026, 19:26 WIB
Honda Brio 2026 Tampil Lebih Sporty, Tetap Jadi City Car Favorit Anak Muda
Kamis / 07-05-2026, 19:24 WIB
Venezia Promosi ke Serie A, Rizky Ridho Berpeluang Susul Jejak Jay Idzes ke Italia
Kamis / 07-05-2026, 19:17 WIB
Siswa SMA Diduga Gunakan AI untuk Ubah Foto Teman Jadi Konten Pelecehan
Kamis / 07-05-2026, 19:08 WIB
Toyota Fortuner 4.0 V6 Produksi Indonesia Punya Mesin 4.000 Cc, Pajero Sport Belum Tandingannya
Kamis / 07-05-2026, 19:06 WIB
Download Nonton Film Crocodile Tears (2026) di Bioskop Bukan LK21: Kisah Kehidupan Mama dan Johan
Kamis / 07-05-2026, 19:00 WIB
TOP 50 Acara TV dengan Rating Terbaik Hari ini 8 Mei 2026 ada Beri Cinta Waktu Turun Bareng Istiqomah Cinta
Kamis / 07-05-2026, 18:00 WIB
Nonton Download Film Ain (2026) di Bioskop Bukan LK21: Obsesi Jadi Influencer Berubah Jadi Teror Misterius
Kamis / 07-05-2026, 18:00 WIB
Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Kompensasi Eks Pekerja Tambang Bogor Hanya Cair Sekali
Kamis / 07-05-2026, 17:05 WIB
Apa Penyebab Followers Instagram Mendadak Berkurang? Benarkah Meta Diduga Bersihkan Akun Palsu?
Kamis / 07-05-2026, 17:02 WIB
Meneteskan Air Mata, Sherly Tjoanda Terharu Saat Tinjau Program Bedah Rumah Warga di Maluku Utara
Kamis / 07-05-2026, 16:59 WIB
Bus ALS dan Truk Tangki BBM Terbakar di Muratara, 16 Orang Tewas dan Izin Angkutan Terungkap Kedaluwarsa
Kamis / 07-05-2026, 16:53 WIB






