Dedi Mulyadi Soroti Pemotongan Paksa Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut, Nilai Tindakan Guru BK Berlebihan
Dedi Mulyadi Soroti Pemotongan Paksa Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut, Nilai Tindakan Guru BK Berlebihan
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menanggapi viralnya aksi pemotongan rambut terhadap 18 siswi SMKN 2 Garut yang dilakukan seorang guru bimbingan konseling (BK). Peristiwa tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah video razia itu beredar luas.
Dedi kemudian memanggil pihak sekolah, guru BK, serta sejumlah siswi untuk meminta penjelasan langsung terkait kejadian tersebut.
Dedi Mulyadi Pertanyakan Dasar Tindakan Guru BK
Dalam pertemuan itu, Dedi menanyakan kondisi para siswi yang rambutnya dipotong. Ia ingin memastikan apakah tindakan tegas tersebut berkaitan dengan pelanggaran disiplin yang serius.
Menurut penjelasan guru BK, para siswi sebenarnya dikenal rajin masuk sekolah dan tidak memiliki persoalan akademik. Namun pihak sekolah merasa resah terhadap penampilan mereka yang dianggap terlalu mencolok.
Guru BK menyebut penggunaan kosmetik berlebihan hingga rambut berwarna menjadi perhatian sekolah. Ia juga mengatakan para siswi kerap membuka kerudung setelah berada di luar lingkungan sekolah meski masih mengenakan seragam.
Selain itu, ia mengaku menerima keluhan dari sejumlah siswa laki-laki terkait penampilan para siswi tersebut.
Penampilan Dinilai Bukan Alasan Pemotongan Paksa
Dedi Mulyadi mempertanyakan alasan tersebut. Menurutnya, penggunaan kosmetik maupun pewarna rambut tidak bisa langsung dijadikan dasar tindakan pemotongan secara paksa.
Ia menilai persoalan penampilan seharusnya cukup disikapi melalui pembinaan dan komunikasi dengan orang tua siswa.
Dedi juga menyebut kondisi ekonomi keluarga bisa memengaruhi gaya penampilan anak. Karena itu, pendekatan terhadap siswa sebaiknya dilakukan secara proporsional.
“Kalau dianggap terlalu menor, kan tinggal diingatkan,” ujar Dedi dalam pertemuan tersebut.
Update Terbaru
Langsung Baca Manhwa Lookism Chapter 606 Bahasa Indonesia, Scan Terbaru
Kamis / 07-05-2026, 20:00 WIB
Nonton Film Shaka Oh Shaka (2026) di Bioskop Bukan LK21: Romansa Idol dan Penggemar Jadi Sorotan
Kamis / 07-05-2026, 20:00 WIB
Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Seret Nama Aman Yani, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Kamis / 07-05-2026, 19:35 WIB
Guru Honorer Diusulkan Jadi ASN Menjelang Penghapusan Status pada 2027
Kamis / 07-05-2026, 19:26 WIB
Honda Brio 2026 Tampil Lebih Sporty, Tetap Jadi City Car Favorit Anak Muda
Kamis / 07-05-2026, 19:24 WIB
Venezia Promosi ke Serie A, Rizky Ridho Berpeluang Susul Jejak Jay Idzes ke Italia
Kamis / 07-05-2026, 19:17 WIB
Siswa SMA Diduga Gunakan AI untuk Ubah Foto Teman Jadi Konten Pelecehan
Kamis / 07-05-2026, 19:08 WIB
Toyota Fortuner 4.0 V6 Produksi Indonesia Punya Mesin 4.000 Cc, Pajero Sport Belum Tandingannya
Kamis / 07-05-2026, 19:06 WIB
Download Nonton Film Crocodile Tears (2026) di Bioskop Bukan LK21: Kisah Kehidupan Mama dan Johan
Kamis / 07-05-2026, 19:00 WIB
TOP 50 Acara TV dengan Rating Terbaik Hari ini 8 Mei 2026 ada Beri Cinta Waktu Turun Bareng Istiqomah Cinta
Kamis / 07-05-2026, 18:00 WIB
Nonton Download Film Ain (2026) di Bioskop Bukan LK21: Obsesi Jadi Influencer Berubah Jadi Teror Misterius
Kamis / 07-05-2026, 18:00 WIB
Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Kompensasi Eks Pekerja Tambang Bogor Hanya Cair Sekali
Kamis / 07-05-2026, 17:05 WIB
Apa Penyebab Followers Instagram Mendadak Berkurang? Benarkah Meta Diduga Bersihkan Akun Palsu?
Kamis / 07-05-2026, 17:02 WIB






