Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Kompensasi Eks Pekerja Tambang Bogor Hanya Cair Sekali
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan alasan kompensasi bagi ribuan pekerja terdampak penutupan tambang di Kabupaten Bogor tidak diberikan selama tiga bulan seperti rencana awal.
Penjelasan itu disampaikan setelah ribuan warga Parungpanjang menggelar aksi di Kompleks Pemerintah Kabupaten Bogor, Cibinong, awal pekan ini. Mereka meminta aktivitas tambang yang telah dihentikan sejak September 2025 kembali dibuka.
Jumlah Penerima Membengkak
Dedi mengatakan skema bantuan awal disusun berdasarkan data sekitar 3.000 pekerja tambang. Dengan jumlah tersebut, anggaran dinilai cukup untuk penyaluran kompensasi beberapa bulan.
Namun, data penerima yang diajukan pemerintah desa disebut meningkat drastis hingga mencapai 18.000 orang.
Menurut Dedi, lonjakan penerima itu membuat anggaran yang sebelumnya diproyeksikan untuk beberapa bulan hanya mampu diberikan satu kali.
"Awalnya dihitung untuk sekitar 3.000 orang. Tetapi yang diajukan mencapai 18.000 penerima, sehingga alokasi yang seharusnya bisa beberapa bulan akhirnya hanya cukup sekali," ujar Dedi di Bandung, Rabu (6/5/2026).
Dedi Singgung Data dari Pemerintah Desa
Dedi menilai banyak nama yang dimasukkan dalam daftar penerima bukan berasal dari kalangan pekerja tambang aktif. Ia menyebut seluruh warga akhirnya ikut tercantum dalam usulan penerima bantuan.
Kondisi tersebut membuat Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap menyalurkan bantuan, namun hanya satu tahap.
"Semua dimasukkan, baik yang bekerja di tambang maupun yang bukan pekerja tambang. Akhirnya kami penuhi sesuai kemampuan anggaran," katanya.
Pemprov Tetap Tolak Tambang Dibuka
Dedi menegaskan penutupan tambang bukan semata persoalan ekonomi, melainkan berkaitan dengan keselamatan masyarakat di kawasan Parungpanjang dan jalur distribusi tambang.
Ia menyoroti dampak aktivitas tambang yang selama ini memicu kemacetan panjang, gangguan kesehatan, hingga kecelakaan lalu lintas.
Update Terbaru
TOP 50 Acara TV dengan Rating Terbaik Hari ini 8 Mei 2026 ada Beri Cinta Waktu Turun Bareng Istiqomah Cinta
Kamis / 07-05-2026, 18:00 WIB
Nonton Download Film Ain (2026) di Bioskop Bukan LK21: Obsesi Jadi Influencer Berubah Jadi Teror Misterius
Kamis / 07-05-2026, 18:00 WIB
Apa Penyebab Followers Instagram Mendadak Berkurang? Benarkah Meta Diduga Bersihkan Akun Palsu?
Kamis / 07-05-2026, 17:02 WIB
Meneteskan Air Mata, Sherly Tjoanda Terharu Saat Tinjau Program Bedah Rumah Warga di Maluku Utara
Kamis / 07-05-2026, 16:59 WIB
Bus ALS dan Truk Tangki BBM Terbakar di Muratara, 16 Orang Tewas dan Izin Angkutan Terungkap Kedaluwarsa
Kamis / 07-05-2026, 16:53 WIB
Profil Marissa Anita Presenter yang Dikabarkan Berpacaran dengan Bani Mulia Mantan Suami Lulu Tobing: Umur, Agama dan IG
Kamis / 07-05-2026, 16:51 WIB
Pemerintah Gandeng 40 Homeless Media sebagai Mitra Komunikasi Publik
Kamis / 07-05-2026, 16:46 WIB
Midwest Emo Kian Populer di Kalangan Gen Z, Band Lokal Jadi Sorotan
Kamis / 07-05-2026, 16:09 WIB
Akhir Pelarian Ashari, Tersangka Pencabulan Santriwati Ditangkap di Wonogiri
Kamis / 07-05-2026, 15:10 WIB
Profil Enny Owner Alwan Laundry Tempat Cuci Pakaian Rudy Masud Disebut dalam Kwitansi Rp20,9 Juta: Umur, Agama dan IG
Kamis / 07-05-2026, 15:10 WIB
Di Mana Alwan Laundry? Tempat Cuci Pakaian Rudy Masud Disebut dalam Kwitansi Rp20,9 Juta
Kamis / 07-05-2026, 15:08 WIB
Selisih Umur Bani Mulia dan Marissa Anita Berapa? Inilah Biodata Mantan Suami Lulu Tobing yang Diduga Berpacaran
Kamis / 07-05-2026, 15:05 WIB
Profil Bani Mulia Mantan Suami Lulu Tobing yang Diduga Berpacaran dengan Marissa Anita: Umur, Agama dan IG
Kamis / 07-05-2026, 14:59 WIB
Kyai Ashari Tersangka Rudapaksa Santriwati di Pati Ditangkap usai Kabur ke Wonogiri
Kamis / 07-05-2026, 14:57 WIB






