Inilah Rincian dan Teks Lengkap Perjanjian Kesepakatan Gencatan Senjata Antara Israel-Hamas di Gaza yang Akan Dimulai pada 19 Januari 2025
Hingga kini, rincian mengenai fase kedua dan ketiga masih dirahasiakan. Perdana Menteri Qatar, Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, yang turut menjadi mediator dalam proses ini, menyatakan bahwa detail dua fase berikutnya akan diumumkan setelah fase pertama berhasil dilaksanakan.
“Kami akan melanjutkan segala upaya yang diperlukan untuk memastikan kesepakatan ini berjalan dengan baik. Semua langkah akan diambil bersama para mitra kami untuk memastikan implementasinya,” ujar Mohammed Al Thani seperti dikutip dari CNN.
Ia juga menambahkan, "Semoga kesepakatan ini menjadi jalan menuju perdamaian yang lebih besar. Keberhasilannya tergantung pada komitmen kedua belah pihak dan iktikad baik untuk memastikan kesepakatan ini tidak gagal."
Respon Hamas dan Harapan Perdamaian
Pejabat Hamas menyambut baik kesepakatan ini sebagai kemenangan besar. Sami Abu Zuhri, juru bicara Hamas, menyebutnya sebagai hasil keteguhan Gaza, keberanian rakyat, dan perlawanan yang gigih. "Ini juga menunjukkan kegagalan penjajahan untuk mencapai tujuannya," ungkap Sami Abu Zuhri kepada Reuters.
Di sisi lain, para pengamat internasional melihat kesepakatan ini sebagai peluang untuk mengurangi ketegangan di kawasan. Namun, mereka juga mengingatkan bahwa keberhasilan kesepakatan ini sangat bergantung pada keseriusan kedua belah pihak dalam melaksanakan komitmennya.
Baca juga: Apa Maksud Gencatan Senjata Antara Israel-Hamas di Gaza? Benarkah Berhubungan dengan Kebakaran di LA?
Harapan Akan Perdamaian
Kesepakatan ini memberi secercah harapan bagi warga yang telah lama terjebak dalam konflik. Meski tantangan masih banyak, berbagai pihak berharap gencatan senjata ini dapat menjadi langkah awal menuju solusi yang lebih permanen. Dukungan internasional dan komitmen dari kedua pihak menjadi kunci utama keberhasilan kesepakatan ini.
Dengan dimulainya fase pertama gencatan senjata pada 19 Januari, dunia akan mengamati dengan seksama setiap perkembangan yang terjadi di lapangan. Semua pihak berharap, kesepakatan ini tidak hanya menghentikan kekerasan sementara, tetapi juga membuka jalan bagi perdamaian yang lebih abadi di Timur Tengah.
Update Terbaru
Toei Animation Tayangkan One Piece Arc Elbaph dengan Format Musiman
Senin / 25-05-2026, 01:53 WIB
West Ham United Resmi Degradasi ke Championship Usai Tottenham Kalahkan Everton
Senin / 25-05-2026, 01:53 WIB
Napoli Kunci Peringkat Kedua Serie A Setelah Tekuk Udinese
Senin / 25-05-2026, 01:48 WIB
FCSB Imbangi FC Botoșani Lewat Gol Joao Paulo di Play&off
Senin / 25-05-2026, 01:48 WIB
Erling Haaland Raih Sepatu Emas Liga Inggris Ketiga
Senin / 25-05-2026, 01:48 WIB
SD Huesca Hadapi CD Castellon Demi Bertahan di Liga Hypermotion
Senin / 25-05-2026, 01:48 WIB
Real Madrid Tantang Real Betis demi Pangkas Jarak dari Barcelona
Senin / 25-05-2026, 01:43 WIB
Konsep iPhone 20 Bocor: Layar Melengkung Empat Sisi Tanpa Tombol Fisik
Senin / 25-05-2026, 01:38 WIB
Toyota 4Runner 1996 Terjual Lebih Mahal dari Model Baru
Senin / 25-05-2026, 01:28 WIB
Napoli Taklukkan Udinese 1-0, Gol Tunggal Rasmus Hojlund
Senin / 25-05-2026, 01:24 WIB
Bournemouth Tahan Imbang Nottingham Forest 1-1 di City Ground
Senin / 25-05-2026, 01:23 WIB
AS Roma Wajib Menang Lawan Hellas Verona demi Tiket Liga Champions
Senin / 25-05-2026, 01:23 WIB
Empat Klub Serie A Berebut Dua Tiket Liga Champions
Senin / 25-05-2026, 01:23 WIB
Zeljko Kopic Pantau Langsung Laga FCSB Kontra FC Botosani
Senin / 25-05-2026, 01:23 WIB






