Apa Penyebab Kematian Prof. Dr. Hasjim Djalal? Ahli Hukum yang Meninggal Dunia, Benarkah Sakit Keras?
Apa Penyebab Kematian Prof. Dr. Hasjim Djalal? Ahli Hukum yang Meninggal Dunia, Benarkah Sakit Keras?
INNALILLAHI! Prof. Dr. Hasjim Djalal Ahli Hukum Laut yang Diakui Dunia, Meninggal Dunia pada Minggu 12 Januari 2025 di Usia 90 Tahun
Indonesia Kehilangan Tokoh Besar Hukum Laut Internasional, Prof. Dr. Hasjim Djalal
Indonesia tengah berduka atas meninggalnya salah satu tokoh besar dalam dunia diplomasi dan hukum laut internasional, Prof. Dr. Hasjim Djalal, pada Minggu (12/1/2025). Beliau mengembuskan napas terakhirnya pada usia 90 tahun di Jakarta, tepatnya pukul 16.40 WIB, dikelilingi oleh keluarga tercinta. Kepergian Hasjim Djalal meninggalkan duka mendalam, tak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia hukum internasional dan diplomasi Indonesia.
Perjalanan Hidup dan Pendidikan Prof. Dr. Hasjim Djalal
Prof. Dr. Hasjim Djalal lahir pada 25 Februari 1934 di Ampek Angkek, Agam, Sumatera Barat. Sejak muda, beliau sudah menunjukkan ketertarikan yang besar pada dunia hukum dan diplomasi. Pendidikan tinggi beliau tempuh di University of Virginia, Amerika Serikat, yang pada masa itu belum banyak mahasiswa Indonesia yang dapat menempuh pendidikan di luar negeri. Tidak hanya itu, Hasjim Djalal tercatat sebagai mahasiswa Indonesia pertama yang berhasil meraih gelar Master of Law (LL.M.) di universitas bergengsi tersebut.
Pionir dalam Diplomasi Hukum Laut
Hasjim Djalal dikenal sebagai pionir dalam bidang diplomasi hukum laut dan hukum internasional. Selama kariernya, beliau berperan sangat penting dalam memperjuangkan hak maritim Indonesia di mata dunia internasional. Salah satu kontribusi terbesar beliau adalah peranannya dalam penyusunan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS) 1982.
Sebagai Duta Besar Indonesia untuk PBB (1981-1983), Kanada (1983-1985), dan Jerman (1990-1993), Hasjim Djalal memiliki andil besar dalam memperkenalkan konsep negara kepulauan dan wawasan nusantara yang tercantum dalam Deklarasi Juanda. Gagasan ini berhasil mendapatkan pengakuan dunia internasional, menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara pemimpin dalam isu-isu hukum kelautan global.
Warisan Karya dan Pengaruh Prof. Dr. Hasjim Djalal
Update Terbaru
Mirassol Hadapi Athletico Paranaense di Pekan Ke-18 Serie A Brasil
Minggu / 31-05-2026, 10:13 WIB
Fakta Final Liga Champions PSG vs Arsenal: Rekor dan Sejarah 2026
Minggu / 31-05-2026, 10:13 WIB
Sporting Gijon Taklukkan Granada Lewat Gol Dramatis Brian Olivan
Minggu / 31-05-2026, 10:08 WIB
Dua Pramugari Mabuk Tunda Penerbangan, Japan Airlines Minta Maaf
Minggu / 31-05-2026, 10:08 WIB
Athletico Paranaense Taklukkan Mirassol Lewat Gol Tunggal Kevin Viveros
Minggu / 31-05-2026, 10:03 WIB
Kondisi Kesehatan Putri Mahkota Norwegia Mette-Marit Kian Memburuk
Minggu / 31-05-2026, 10:03 WIB
Jalan Lenteng Agung Ambles 16 Meter, Kemacetan Parah Menuju Depok
Minggu / 31-05-2026, 10:00 WIB
Blackout Sumatra: Pakar Soroti Risiko Cuaca Ekstrem Terhadap Sistem Listrik 2026
Minggu / 31-05-2026, 10:00 WIB
Lookism Chapter 610: Jadwal Rilis dan Preview Awal
Minggu / 31-05-2026, 10:00 WIB
Jadwal MPL Indonesia Season 17 Pekan 6 Hari 1: Navi vs Dewa United dan Alter Ego vs Geek Fam
Minggu / 31-05-2026, 09:58 WIB
Moon Ga-young Bakal Bintangi Film Thriller Psikologis Two Piece, Peran Terbaru yang Mengejutkan di 2026
Minggu / 31-05-2026, 09:58 WIB
Moonton Bagikan Border Avatar ALLSTAR Gratis Lewat Kode Redeem ML
Minggu / 31-05-2026, 09:53 WIB
Prabowo Resmi Bentuk Komite Kereta Cepat, Tunjuk AHY Jadi Ketua
Minggu / 31-05-2026, 09:53 WIB
BMKG: Cuaca Jambi Berawan pada 31 Mei 2026, Satu Daerah Berpotensi Hujan Ringan
Minggu / 31-05-2026, 09:48 WIB






