Siapa Denis Myla Waty? Sosok Mahasiswi Penjual Video Asusila di Kudus, Dengan Harga 4 Juta Begini Kronologinya

Siapa Denis Myla Waty? Sosok Mahasiswi Penjual Video Asusila di Kudus, Dengan Harga 4 Juta Begini Kronologinya
Mahasiswi di Kudus Ditangkap karena Jual Video Asusila: Motif dan Fakta di Balik Kasus Denis Myla Waty
Kudus, Jawa Tengah – Kasus peredaran video asusila kembali mencuat, kali ini melibatkan seorang mahasiswi berusia 24 tahun asal Demak, Jawa Tengah. Denis Myla Waty (DMW), seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi swasta di Semarang, ditangkap di Kudus atas dugaan menjual video asusila secara daring.
Awal Mula Kasus
Penangkapan DMW bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas mencurigakan di sebuah indekos di daerah Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kudus. Laporan ini langsung ditindaklanjuti oleh Tim Resmob Polres Kudus, yang melakukan penyelidikan intensif berdasarkan informasi tersebut.
Kapolres Kudus, AKBP Ronni Bonic, menjelaskan bahwa kasus ini terkait dengan dugaan tindak pidana memperjualbelikan konten pornografi secara daring. "Kami menerima laporan dari masyarakat tentang aktivitas tersebut, dan setelah dilakukan penyelidikan, pelaku berhasil diamankan pada 30 Oktober 2024," ujar AKBP Ronni Bonic dalam pernyataannya yang dikutip dari akun TikTok @media_rakyatt.
Penangkapan dan Pengakuan Pelaku
DMW diamankan di lokasi indekosnya di Kudus. Berdasarkan pemeriksaan, DMW mengaku menjual video asusila yang diperankannya sendiri bersama tiga orang laki-laki. Transaksi tersebut dilakukan secara daring kepada pembeli yang menghubunginya melalui kontak pribadi.
Dalam pengakuannya, Denis Myla memperoleh keuntungan total sebesar Rp4.450.000 hanya dalam dua hari. Pada 29 Oktober 2024, ia berhasil meraup keuntungan Rp2.300.000 dari 21 pembeli. Sementara itu, pada 30 Oktober, ia kembali memperoleh Rp2.150.000 dari 10 pembeli lainnya.
Motif dan Penggunaan Uang
Menurut penuturan pihak kepolisian, DMW menggunakan uang hasil penjualan video tersebut untuk berbagai keperluan pribadi. Sebagian besar dana dialokasikan untuk perawatan diri dan kebutuhan sehari-hari. Namun, ada juga dugaan bahwa sebagian uang digunakan untuk berjudi.
"Motif utama pelaku adalah faktor ekonomi. Pelaku menggunakan uang tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari serta kebutuhan perawatan diri," tambah AKBP Ronni Bonic.
Update Terbaru
Nonton Film Swapped Sub Indo Tayang di Netflix Bukan LK21: Kisah Pertukaran Tubuh Dua Makhluk dari Dunia Berbeda
Minggu / 10-05-2026, 19:20 WIB
Apakah Film Swapped (2026) Bakal Lanjut Season 2?
Minggu / 10-05-2026, 19:18 WIB
Apa Penyabab KH Fadlullah Malik Atau Gus Fad Meninggal Dunia? Benarkah Serangan Jantung? Begini Kronologinya
Minggu / 10-05-2026, 19:11 WIB
Innalillahi! KH Fadlullah Malik Atau Gus Fad Meninggal Dunia pada Minggu, 10 Mei 2026 di RSUD Jombang
Minggu / 10-05-2026, 19:10 WIB
Daftar Merek Mobil Listrik Terlaris Maret 2026 di Indonesia, Jaecoo Geser Dominasi BYD
Minggu / 10-05-2026, 19:02 WIB
Profil Jovita Istri Brigadir Arya Supena yang Meninggal Dunia Usai Dibunuh Begal: Umur, Agama dan IG
Minggu / 10-05-2026, 18:45 WIB
Istri Brigadir Arya Minta Pelaku Penembakan Suaminya Dihukum Berat
Minggu / 10-05-2026, 18:43 WIB
Mitsubishi L300 2026 Dikabarkan Hadir dengan Mesin Euro 4 dan Kapasitas Bak Lebih Besar
Minggu / 10-05-2026, 18:41 WIB
Pilu Istri Brigadir Arya Usai Polisi Intelkam Polda Lampung Tewas Ditembak Begal
Minggu / 10-05-2026, 18:37 WIB
Sampo Selsun Ditarik Usai Temuan Cemaran 1,4-dioxane pada Dua Produk
Minggu / 10-05-2026, 18:33 WIB
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, Polisi Ungkap Modus Doktrin hingga Ancaman Fisik
Minggu / 10-05-2026, 18:31 WIB
Heboh Dugaan Perselingkuhan Oknum Pegawai Bank dan Eks Karyawan PLN Viral di Threads
Minggu / 10-05-2026, 18:29 WIB
Kapolri Siapkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Brigadir Arya Supena
Minggu / 10-05-2026, 18:25 WIB






