Video Pidato Dyah Hayuning Pratiwi Alias Tiwi Cabup Petahana Purbalingga Diduga Coret Bansos Jika Tidak Memilihnya, Begini Klarifikasi Selengkapnya!
"Memang betul saya menjawab dicoret, karena konteksnya adalah penerima bantuan yang mampu, bukan soal dukungan politik mereka. Saya menegaskan bahwa jika ada penerima yang mampu, kita harus secara tegas mencoret mereka dari daftar penerima bantuan," jelas Tiwi.
Tanda Tangan Kepala Daerah dan Pengaruhnya
Selain pernyataan tersebut, dalam video viral itu, Tiwi juga menyebutkan bahwa tanda tangan kepala daerah, dalam hal ini Bupati, memiliki pengaruh besar dalam menentukan siapa saja yang berhak menerima bantuan. Hal ini kemudian menjadi topik yang hangat diperbincangkan oleh netizen, yang menilai pernyataan tersebut sebagai bentuk penyalahgunaan wewenang.
Namun, Tiwi membantah tuduhan tersebut dan menekankan bahwa semua proses pemberian bansos harus melalui mekanisme yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Dia menambahkan bahwa sebagai Bupati, dirinya hanya memiliki wewenang untuk mengawasi dan memastikan bantuan tersebut diberikan kepada pihak yang tepat.
Kesimpulan dan Klarifikasi
Meski video tersebut telah memicu banyak kontroversi, Tiwi berupaya untuk meluruskan kesalahpahaman yang terjadi. Menurutnya, video yang tersebar tidak memberikan gambaran lengkap tentang situasi sebenarnya dan hanya menyoroti potongan-potongan tertentu yang mudah disalahartikan. Ia berharap masyarakat bisa melihat konteks penuh dari pernyataannya sebelum menarik kesimpulan.
"Saya berharap masyarakat bisa lebih bijak dalam menanggapi informasi yang beredar di media sosial. Karena tidak semua informasi yang tersebar itu benar atau lengkap," tutup Tiwi.
Kontroversi ini menyoroti pentingnya memahami konteks dalam setiap informasi yang beredar, terutama di era digital saat ini, di mana potongan-potongan video atau pernyataan sering kali dipublikasikan tanpa konteks penuh. Hal ini juga menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan atau menanggapi informasi di ruang publik.***
Update Terbaru
Kasus Dugaan Hantavirus di Spanyol Bertambah, WHO Pantau Klaster Kapal Pesiar MV Hondius
Sabtu / 09-05-2026, 18:46 WIB
Link Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X Bikin Heboh, Warganet Diingatkan soal Ancaman Phishing
Sabtu / 09-05-2026, 18:44 WIB
23 Kasus Hantavirus di Indonesia Tersebar di 9 Provinsi, Tiga Pasien Meninggal
Sabtu / 09-05-2026, 18:41 WIB
Geely Galaxy M7 Banjir 10 Ribu Pesanan dalam 12 Jam, Harga SUV Hybrid Ini Mulai Rp278 Jutaan
Sabtu / 09-05-2026, 18:38 WIB
5 Biodata Pemain My Dearest Assassin yang Jadi Sorotan di Netflix
Sabtu / 09-05-2026, 18:26 WIB
Jumlah Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Arab Saudi Bertambah Jadi 20 Orang
Sabtu / 09-05-2026, 18:25 WIB
Guru di Kepanjen Malang Diduga Lecehkan Siswi, Video Pertemuan dengan Keluarga Korban Viral
Sabtu / 09-05-2026, 18:21 WIB
Rahasia Umur Panjang David Attenborough di Usia 100 Tahun Lewat 5 Kebiasaan Sederhana
Sabtu / 09-05-2026, 18:11 WIB
Badut Penjual Balon di Mojokerto Mengaku Menyesal Usai Bunuh Mertua dan Aniaya Istri
Sabtu / 09-05-2026, 18:05 WIB
Arjun Lantamm Diduga Coba Redam Protes Tetangga dengan Uang usai Matikan Sekring Listrik Demi Live TikTok
Sabtu / 09-05-2026, 18:00 WIB
Daftar Pemenang Baeksang Arts Awards 2026 dari Drama hingga Film Korea
Sabtu / 09-05-2026, 17:53 WIB
Tangis dan Sorak Warga Sambut Kedatangan Prabowo Subianto di Gorontalo
Sabtu / 09-05-2026, 17:51 WIB
Lansia di Surabaya 7 Bulan Disekap Pacar Anaknya, Uang Rp 2 Miliar dan Emas 1 Kg Raib
Sabtu / 09-05-2026, 17:47 WIB






