Video Pidato Dyah Hayuning Pratiwi Alias Tiwi Cabup Petahana Purbalingga Diduga Coret Bansos Jika Tidak Memilihnya, Begini Klarifikasi Selengkapnya!
Isi video memperlihatkan Tiwi berbicara mengenai program-program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yang sejatinya merupakan program dari pemerintah pusat. Namun, yang menjadi sorotan adalah pernyataan Tiwi terkait peran desa dalam mendata penerima bansos serta kekuasaannya sebagai Bupati untuk menentukan siapa yang layak menerima bantuan.
"Kalau tadi Linmas ngotot ke sebelah itu bisa saya coret besok ke depan. Sekarang dapat, tahun depan nggak dapat, itu bisa iya," kata Tiwi dalam video tersebut.
Pernyataan ini langsung memicu polemik, terutama karena ada bagian video yang menampilkan Tiwi menyatakan bahwa dirinya bisa mencoret penerima bansos jika tidak setuju dengan data yang ada. Dia juga menekankan bahwa keputusan Bupati sangat berpengaruh dalam menentukan siapa saja yang berhak menerima bantuan.
Respons Tiwi Terhadap Video yang Viral
Dalam klarifikasinya saat ditemui di Posko Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Tiwi-Hendra di Purbalingga, Tiwi menyebut bahwa video yang beredar di media sosial tersebut tidak ditampilkan secara lengkap, sehingga memunculkan kesalahpahaman di masyarakat.
"Video itu diambil tidak secara lengkap dan hanya potongan-potongan. Tentu ini bisa menimbulkan mispersepsi di masyarakat," ujar Tiwi, Jumat (18/10/2024). Menurutnya, potongan-potongan video tersebut diambil dari acara internal partai, bukan dalam kampanye terbuka. Tiwi juga mengaku tidak ingat kapan tepatnya acara tersebut berlangsung.
"Acaranya di posko pemenangan kami, dalam acara internal relawan. Saat itu kami sedang berdiskusi santai, namun memang saya lupa kapan acara itu diadakan," katanya.
Ketika ditanya mengenai pernyataannya soal pencoretan penerima bansos, Tiwi menjelaskan bahwa konteks yang ia maksud adalah penegasan terkait penerima bantuan yang tidak tepat sasaran. Ia menekankan bahwa bantuan sosial seharusnya diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, bukan kepada warga yang sebenarnya mampu secara finansial.
Update Terbaru
Kasus Dugaan Hantavirus di Spanyol Bertambah, WHO Pantau Klaster Kapal Pesiar MV Hondius
Sabtu / 09-05-2026, 18:46 WIB
Link Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X Bikin Heboh, Warganet Diingatkan soal Ancaman Phishing
Sabtu / 09-05-2026, 18:44 WIB
23 Kasus Hantavirus di Indonesia Tersebar di 9 Provinsi, Tiga Pasien Meninggal
Sabtu / 09-05-2026, 18:41 WIB
Geely Galaxy M7 Banjir 10 Ribu Pesanan dalam 12 Jam, Harga SUV Hybrid Ini Mulai Rp278 Jutaan
Sabtu / 09-05-2026, 18:38 WIB
5 Biodata Pemain My Dearest Assassin yang Jadi Sorotan di Netflix
Sabtu / 09-05-2026, 18:26 WIB
Jumlah Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Arab Saudi Bertambah Jadi 20 Orang
Sabtu / 09-05-2026, 18:25 WIB
Guru di Kepanjen Malang Diduga Lecehkan Siswi, Video Pertemuan dengan Keluarga Korban Viral
Sabtu / 09-05-2026, 18:21 WIB
Rahasia Umur Panjang David Attenborough di Usia 100 Tahun Lewat 5 Kebiasaan Sederhana
Sabtu / 09-05-2026, 18:11 WIB
Badut Penjual Balon di Mojokerto Mengaku Menyesal Usai Bunuh Mertua dan Aniaya Istri
Sabtu / 09-05-2026, 18:05 WIB
Arjun Lantamm Diduga Coba Redam Protes Tetangga dengan Uang usai Matikan Sekring Listrik Demi Live TikTok
Sabtu / 09-05-2026, 18:00 WIB
Daftar Pemenang Baeksang Arts Awards 2026 dari Drama hingga Film Korea
Sabtu / 09-05-2026, 17:53 WIB
Tangis dan Sorak Warga Sambut Kedatangan Prabowo Subianto di Gorontalo
Sabtu / 09-05-2026, 17:51 WIB
Lansia di Surabaya 7 Bulan Disekap Pacar Anaknya, Uang Rp 2 Miliar dan Emas 1 Kg Raib
Sabtu / 09-05-2026, 17:47 WIB






