Indonesia mencatat 23 kasus hantavirus dalam kurun tiga tahun terakhir. Kasus tersebut ditemukan di sembilan provinsi dengan tiga pasien dilaporkan meninggal dunia.

Hantavirus yang terdeteksi di Indonesia diketahui berbeda dengan virus yang sempat memicu perhatian global akibat wabah di kapal pesiar MV Hondius.

Jenis Hantavirus di Indonesia

Berdasarkan penjelasan otoritas kesehatan, jenis virus yang ditemukan di Indonesia merupakan seoul virus. Virus ini menyebabkan Haemorrhagic Fever With Renal Syndrome (HFRS).

Penularannya terjadi dari rodent atau hewan pengerat kepada manusia dan tidak menyebar antarmanusia.

Berbeda dengan Andes Virus

Sementara itu, hantavirus yang menjadi sorotan dunia saat ini adalah andes virus. Jenis ini dikenal sebagai satu-satunya hantavirus yang dapat menular dari manusia ke manusia.

Andes virus memicu Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), gangguan serius yang menyerang paru-paru dan memiliki tingkat kematian tinggi.

>>> Geely Galaxy M7 Banjir 10 Ribu Pesanan dalam 12 Jam, Harga SUV Hybrid Ini Mulai Rp278 Jutaan

Gejala Bisa Berbeda

Hantavirus sebenarnya merupakan istilah umum untuk kelompok virus dalam famili hantaviridae. Setiap jenis virus memiliki karakteristik penularan dan dampak kesehatan yang berbeda.

  • Seoul virus memicu gangguan ginjal dan perdarahan.
  • Andes virus lebih banyak menyerang sistem pernapasan.
  • Sebagian hantavirus hanya menular dari hewan ke manusia.
  • Andes virus dapat menular antarmanusia.

Perbedaan karakteristik tersebut membuat gejala yang muncul pada pasien juga tidak sama, tergantung jenis virus yang menginfeksi.