5 Kuliner Viral di Jogya Ternyata Pernah Dapat Ulasan Buruk di Konten Food Vlogger Debiprt Alias Debi Pratama
"Rasa sayurnya aneh, sambalnya nggak bener, telurnya minyaknya banyak," ujar Debiprt dalam salah satu videonya. Pernyataan ini sontak menimbulkan kontroversi di kalangan pecinta kuliner Jogja, mengingat popularitas Kopi Klotok yang sudah dikenal luas.
2. Warung Pojok Mbak Yuni Kotabaru
Warung nasi rames yang terkenal di Kotabaru ini juga tidak luput dari kritik Debiprt. Ia menyarankan bahwa warung ini cukup dikunjungi sekali saja ketika berada di Yogyakarta. Hal ini disebabkan oleh warung yang selalu ramai dan makanannya yang dinilai biasa saja.
"Rasanya lebih mirip bakwan daripada telur dadar, dan rasa sayurnya standar," kata Debiprt. Ulasan ini kembali memicu reaksi dari para pelanggan setia Warung Pojok yang menganggap pendapat Debiprt tidak sesuai dengan pengalaman mereka.
3. Sate Ratu
Sate Ratu, salah satu kuliner favorit di Yogyakarta yang seringkali ramai pengunjung, juga terkena kritik. Debiprt mengungkapkan bahwa tempat ini hanya layak dicoba sekali, dan menganjurkan untuk tidak kembali jika tidak ingin repot mengantri lama.
Meskipun Sate Ratu dikenal sebagai destinasi kuliner yang wajib dikunjungi, ulasan negatif ini justru memperlihatkan perspektif yang berbeda dari seorang vlogger kuliner terkenal seperti Debiprt.
4. Warung Padang Upik
Warung Padang Upik mendapat predikat sebagai tempat penjual nasi padang termahal di Jogja menurut Debiprt. Ia menyebut harga yang terlalu mahal dan rasa yang tidak sesuai dengan ekspektasi.
"Nasi ayam 24 ribu, dadanya agak keset, minus di rempahnya yang nggak terlalu biasa dan keasinan," ucap Debiprt. Pernyataan ini sekali lagi menimbulkan perdebatan di antara penikmat kuliner, terutama mereka yang gemar menyantap masakan Padang di Jogja.
5. Waroeng Yanto
Waroeng Yanto, sebuah tempat makan seafood yang cukup populer di Yogyakarta, juga tak luput dari ulasan miring Debiprt. Ia memberikan kritik tajam mengenai rasa masakan, harga, serta kebersihan tempat tersebut.
"Bumbunya masih langu, rasa dapat rating 13 dari 21, kurang higienis, banyak lalat, dan makanan datangnya lama," tuturnya. Ulasan ini tentu saja membuat sejumlah pelanggan mempertanyakan standar kebersihan di warung tersebut.
Baca juga: LINK Baca Manga Oshi no Ko 162 Bahasa Indonesia - Kisah Penuh Emosi di Balik Kehidupan Seorang Idol!
Update Terbaru
Peneliti Temukan Kaitan Glikogen dalam Makanan dengan Risiko Kanker Paru
Rabu / 15-07-2026, 19:36 WIB
Implan Otak Adaptif Bantu Pasien Parkinson Berjalan Tanpa Takut Jatuh
Rabu / 15-07-2026, 19:35 WIB
Fans Argentina Lakukan Ritual 'Santet' Pemain Inggris Jelang Semifinal
Rabu / 15-07-2026, 19:35 WIB
Anjasmara Klarifikasi dan Minta Maaf usai Bahas Masa Lalu Rizky Nazar
Rabu / 15-07-2026, 19:35 WIB
Jennifer Hudson dan Tom Cruise Meriahkan Penutupan Piala Dunia 2026
Rabu / 15-07-2026, 19:35 WIB
Amazon Luncurkan Mega Football Fest Store, Diskon hingga 12% untuk Perlengkapan Sepak Bola
Rabu / 15-07-2026, 19:35 WIB
Pemerintah Setujui Skema Manufaktur Ponsel Rp 62.500 Crore
Rabu / 15-07-2026, 19:35 WIB
Bukan Sekadar Tren, Alasan Barrel Pants Kini Jadi Andalan Gaya Sehari-hari
Rabu / 15-07-2026, 19:30 WIB
Bingung Memilih Kopi Arabika? Kenali Karakter Rasa 8 Origin Terbaik di Indonesia
Rabu / 15-07-2026, 19:30 WIB
OJK Kebut Persiapan Bursa Mineral, Target Beroperasi Awal 2027
Rabu / 15-07-2026, 19:30 WIB
OJK Revisi Aturan Modal Ventura, Industri Diberi Fleksibilitas Lebih Besar
Rabu / 15-07-2026, 19:28 WIB
Swasembada Gula Konsumsi Tercapai, Kementan Fokus pada Tebu untuk Bioetanol
Rabu / 15-07-2026, 19:28 WIB
Bank Mandiri Dorong UMKM Binaan Tembus Pasar Internasional Lewat Pameran di New York
Rabu / 15-07-2026, 19:28 WIB
Realme Narzo 100x 5G Resmi Meluncur di India dengan Baterai 8.000 mAh dan Layar 144Hz
Rabu / 15-07-2026, 19:28 WIB







