5 Link Video Mesum Penjual Nasi Kuning di Lelilef 4 Menit No Sensor! Mantan Pasangan Kekasih di Mediafire
Kronologi Penyebaran Video
Kasus ini pertama kali mencuat setelah video asusila yang melibatkan seorang wanita berinisial NP (22), warga asal Bolmut, menjadi viral di media sosial. Video tersebut diduga disebarkan oleh mantan kekasih NP yang berinisial RW, yang berasal dari Minahasa Selatan.
NP yang kini tinggal di Desa Lelilef, Kecamatan Weda Tengah, Halmahera Tengah, Maluku Utara, menyampaikan bahwa video itu mulai menyebar setelah ia memutuskan untuk mengakhiri hubungan asmaranya dengan RW. Saat ini, NP yang baru beberapa bulan menetap di Lelilef, mengisi kesehariannya dengan berjualan nasi kuning dan kue untuk menyambung hidup.
Dalam wawancara dengan media, NP menceritakan bahwa peristiwa ini bermula pada Rabu (5/9/2024). Ia mengakhiri hubungannya dengan RW setelah merasa kecewa karena janji-janji yang tidak pernah ditepati oleh mantan pacarnya tersebut. “Awalnya, dia bilang akan menikahi saya, tapi ternyata hanya janji-janji. Ketika ada laki-laki lain yang serius untuk menikahi saya, saya terima. Namun, mantan saya tidak terima dengan keputusan itu dan kemudian menyebarkan video tersebut,” ungkap NP.
Video tersebut bahkan sempat viral di Manado pada bulan Mei 2024, sebelum kembali mencuat di media sosial belakangan ini. Kejadian ini membuat NP merasa sangat terpukul, sehingga ia memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke Polres Bolmut guna mendapatkan keadilan.
Langkah Hukum dan Harapan Korban
NP berharap bahwa pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku yang telah mencemarkan nama baiknya. “Saya hanya ingin kasus ini cepat selesai dan pelaku mendapat hukuman yang setimpal. Ini bukan hanya soal video, tapi juga soal harga diri dan masa depan saya,” tegas NP.
Kasus penyebaran video asusila seperti ini bukanlah kasus pertama yang terjadi, namun selalu menjadi perhatian publik karena dampaknya yang besar terhadap korban, terutama perempuan. Banyak korban yang harus menanggung beban psikologis dan sosial akibat penyebaran video tanpa izin, yang merusak reputasi dan martabat mereka.
Update Terbaru
Bursa Asia Berpotensi Melemah, Pasar Menanti Sinyal The Fed di Era Kevin Warsh
Rabu / 17-06-2026, 16:13 WIB
5 Timnas Debutan yang Bikin Kejutan di Piala Dunia
Rabu / 17-06-2026, 16:13 WIB
Psikolog Ungkap 5 Kebiasaan Orang Bahagia untuk Jaga Kesehatan Mental
Rabu / 17-06-2026, 16:13 WIB
Tecno Spark 50 Pro Resmi Meluncur, Bodi Lebih Ramping dan Kamera Sony Lytia 600
Rabu / 17-06-2026, 16:12 WIB
Ivan Gunawan Tutup Sebelas Kartu Kredit Sebelum Berangkat Haji
Rabu / 17-06-2026, 16:12 WIB
Kesepakatan Damai AS-Iran Dorong Harga Minyak Brent Turun ke US$86,8
Rabu / 17-06-2026, 16:12 WIB
20 Contoh Catatan Wali Kelas di Rapor untuk Siswa Peringkat 1-5 dan Tidak Naik Kelas
Rabu / 17-06-2026, 16:12 WIB
PT Eshan Agro Sentosa Tingkatkan Kapasitas Karyawan Lewat Pelatihan
Rabu / 17-06-2026, 16:12 WIB
PSYREN Anime Rilis Trailer Baru Jelang Tayang Oktober 2026
Rabu / 17-06-2026, 16:10 WIB
EJAE Pakai Sneakers di Pembukaan Piala Dunia FIFA 2026 Demi Jaga Rumput Stadion
Rabu / 17-06-2026, 16:09 WIB
Aksi Vozinha Tahan Imbang Spanyol, Restoran Argentina Bikin Menu Bife a Milanesa Wajah Kiper
Rabu / 17-06-2026, 16:09 WIB
Attack on Titan Final Season Dapat Visual Kunci Baru Bergambar Mikasa untuk HUT ke-15 MAPPA
Rabu / 17-06-2026, 16:09 WIB
USPEER Kembali dengan Formasi Baru Lewat Mini Album Pertama 'BITE DISTRICT'
Rabu / 17-06-2026, 16:08 WIB
Verizon Luncurkan Paket Simplicity Mulai Rp30 per Bulan untuk Pengguna Galaxy
Rabu / 17-06-2026, 16:08 WIB






