Nuroji Dari Partai Apa? Inilah Biodata Anggota DPR yang Sebut Pemain Timnas Indonesia Bukan 'Akamsi' saat Rapat DPR Naturalisasi Mees Hilgers, Benarkah Gerindra?
Kritik Terhadap Naturalisasi Pemain Asing
Dalam rapat tersebut, Nuroji secara tegas mempertanyakan makna dari kemenangan timnas jika sebagian besar pemain bukanlah putra daerah. "Saya tidak terlalu bangga dengan kemenangan-kemenangan PSSI karena yang bermain bukanlah anak kampung sendiri," ungkapnya, seperti dikutip dari kanal YouTube DPR RI. Pernyataan ini memicu diskusi di kalangan publik yang juga menyoroti semakin banyaknya pemain asing yang diikutsertakan melalui jalur naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Bagi Nuroji, identitas Timnas Indonesia seolah terkikis dengan maraknya naturalisasi, dan ia merasa bahwa hal ini menghambat perkembangan pemain lokal. Politisi senior ini mengusulkan agar PSSI lebih fokus pada pembinaan pemain muda berbakat dari dalam negeri. Dengan memberikan kesempatan kepada talenta lokal, ia yakin sepak bola Indonesia akan lebih berkembang secara berkelanjutan.
Sorotan Terhadap Sepak Bola Indonesia
Kritik Nuroji muncul di tengah berbagai permasalahan yang melanda dunia sepak bola nasional. Salah satu peristiwa yang turut disorot adalah insiden kekerasan dalam pertandingan PON 2024, yang semakin memperburuk citra sepak bola Indonesia di mata dunia. Nuroji berpendapat bahwa pembinaan sepak bola akar rumput seharusnya menjadi prioritas utama agar Indonesia bisa menciptakan tim yang solid tanpa bergantung pada pemain naturalisasi.
Profil Singkat Nuroji
Nuroji bukanlah sosok yang asing di dunia politik Indonesia. Ia telah terpilih menjadi anggota DPR RI dari Partai Gerindra selama tiga periode berturut-turut sejak tahun 2009. Pada periode ketiga (2019-2024), ia berhasil mengumpulkan 96.444 suara dari daerah pemilihan Jawa Barat VI. Nuroji sendiri dikenal vokal dalam berbagai isu, terutama yang berkaitan dengan pendidikan, budaya, olahraga, dan pariwisata.
Di periode kedua (2014-2019), Nuroji menduduki posisi Wakil Ketua Komisi X yang membidangi sektor-sektor tersebut. Sebelumnya, pada periode pertamanya (2009-2014), ia juga bertugas di Komisi X. Namun, di periode ketiga, ia sempat berpindah ke Komisi IX sebelum kembali ke Komisi X. Pengalamannya di DPR RI selama bertahun-tahun membuatnya paham betul berbagai isu nasional, termasuk perkembangan dunia olahraga.
Update Terbaru
DPR Soroti Penghapusan Status Guru Honorer, Minta Jalur Afirmasi untuk Guru Non-ASN
Sabtu / 09-05-2026, 19:38 WIB
Skema Baru Guru Non-ASN Berlaku 2027, Pemerintah Siapkan PPPK Paruh Waktu
Sabtu / 09-05-2026, 19:34 WIB
Diduga Klinik Kecantikan Ganti DNA Salmon dengan Air Keran, Eks Dokter Bongkar Dugaan Praktik Curang
Sabtu / 09-05-2026, 19:32 WIB
Final Kejurnas Voli U18 2026 Hari Ini, Cinus VC dan Bivota Inges Rebut Posisi Tiga
Sabtu / 09-05-2026, 19:26 WIB
Hantavirus Andes di Kapal MV Hondius Dipastikan Belum Pernah Ditemukan di Indonesia
Sabtu / 09-05-2026, 19:19 WIB
Kasus Dugaan Hantavirus di Spanyol Bertambah, WHO Pantau Klaster Kapal Pesiar MV Hondius
Sabtu / 09-05-2026, 18:46 WIB
Link Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X Bikin Heboh, Warganet Diingatkan soal Ancaman Phishing
Sabtu / 09-05-2026, 18:44 WIB
23 Kasus Hantavirus di Indonesia Tersebar di 9 Provinsi, Tiga Pasien Meninggal
Sabtu / 09-05-2026, 18:41 WIB
Geely Galaxy M7 Banjir 10 Ribu Pesanan dalam 12 Jam, Harga SUV Hybrid Ini Mulai Rp278 Jutaan
Sabtu / 09-05-2026, 18:38 WIB
5 Biodata Pemain My Dearest Assassin yang Jadi Sorotan di Netflix
Sabtu / 09-05-2026, 18:26 WIB
Jumlah Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Arab Saudi Bertambah Jadi 20 Orang
Sabtu / 09-05-2026, 18:25 WIB
Guru di Kepanjen Malang Diduga Lecehkan Siswi, Video Pertemuan dengan Keluarga Korban Viral
Sabtu / 09-05-2026, 18:21 WIB
Rahasia Umur Panjang David Attenborough di Usia 100 Tahun Lewat 5 Kebiasaan Sederhana
Sabtu / 09-05-2026, 18:11 WIB






