DPR Soroti Penghapusan Status Guru Honorer, Minta Jalur Afirmasi untuk Guru Non-ASN
Wacana penghapusan status guru honorer mulai 2027 mendapat sorotan dari DPR RI. Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti, meminta pemerintah tidak hanya fokus pada perubahan istilah administratif, tetapi juga memastikan perlindungan bagi para guru non-ASN yang telah lama mengabdi.
Azis menilai perubahan istilah dari “guru honorer” menjadi “guru non-ASN” belum sepenuhnya mencerminkan kondisi nyata para tenaga pendidik di lapangan, khususnya mereka yang bertugas di daerah terpencil.
Menurut dia, banyak sekolah di wilayah dengan akses terbatas tetap berjalan karena dedikasi guru yang bertahan di tengah keterbatasan fasilitas dan minimnya kepastian status kerja.
"Banyak ruang kelas terpencil di republik ini, pendidikan kadang belum ditopang oleh sistem yang baik. Ia bisa tetap hidup karena ada guru-guru yang memilih bertahan, datang pagi, mengajar dengan segala keterbatasan, menenangkan murid-murid yang membutuhkan perhatian, lalu pulang dengan status yang belum jelas dan penghasilan yang kadang jauh dari layak," kata Azis dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).
DPR Minta Kebijakan Tak Sekadar Administratif
Azis menegaskan kesejahteraan tenaga pendidik merupakan amanat konstitusi sebagaimana tertuang dalam Pasal 31 UUD 1945. Karena itu, ia meminta pemerintah menghadirkan kebijakan yang memberi kepastian bagi guru non-ASN.
Ia juga menyoroti penerapan Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 yang mengatur masa transisi guru non-ASN hingga akhir 2026.
Dalam aturan tersebut, guru non-ASN yang sudah terdata hingga 31 Desember 2024 dan masih aktif mengajar diperbolehkan tetap bertugas sampai 31 Desember 2026.
Azis menilai kebijakan tersebut tidak boleh dipahami hanya sebagai solusi administratif jangka pendek, melainkan harus diikuti langkah konkret untuk memberikan kepastian status dan kesejahteraan guru.
Update Terbaru
Skema Baru Guru Non-ASN Berlaku 2027, Pemerintah Siapkan PPPK Paruh Waktu
Sabtu / 09-05-2026, 19:34 WIB
Diduga Klinik Kecantikan Ganti DNA Salmon dengan Air Keran, Eks Dokter Bongkar Dugaan Praktik Curang
Sabtu / 09-05-2026, 19:32 WIB
Final Kejurnas Voli U18 2026 Hari Ini, Cinus VC dan Bivota Inges Rebut Posisi Tiga
Sabtu / 09-05-2026, 19:26 WIB
Hantavirus Andes di Kapal MV Hondius Dipastikan Belum Pernah Ditemukan di Indonesia
Sabtu / 09-05-2026, 19:19 WIB
Kasus Dugaan Hantavirus di Spanyol Bertambah, WHO Pantau Klaster Kapal Pesiar MV Hondius
Sabtu / 09-05-2026, 18:46 WIB
Link Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X Bikin Heboh, Warganet Diingatkan soal Ancaman Phishing
Sabtu / 09-05-2026, 18:44 WIB
23 Kasus Hantavirus di Indonesia Tersebar di 9 Provinsi, Tiga Pasien Meninggal
Sabtu / 09-05-2026, 18:41 WIB
Geely Galaxy M7 Banjir 10 Ribu Pesanan dalam 12 Jam, Harga SUV Hybrid Ini Mulai Rp278 Jutaan
Sabtu / 09-05-2026, 18:38 WIB
5 Biodata Pemain My Dearest Assassin yang Jadi Sorotan di Netflix
Sabtu / 09-05-2026, 18:26 WIB
Jumlah Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Arab Saudi Bertambah Jadi 20 Orang
Sabtu / 09-05-2026, 18:25 WIB
Guru di Kepanjen Malang Diduga Lecehkan Siswi, Video Pertemuan dengan Keluarga Korban Viral
Sabtu / 09-05-2026, 18:21 WIB
Rahasia Umur Panjang David Attenborough di Usia 100 Tahun Lewat 5 Kebiasaan Sederhana
Sabtu / 09-05-2026, 18:11 WIB
Badut Penjual Balon di Mojokerto Mengaku Menyesal Usai Bunuh Mertua dan Aniaya Istri
Sabtu / 09-05-2026, 18:05 WIB






