Rocky Gerung Anak Siapa? Inilah Biodata Akademisi yang Dihina Bujang Lapuk Oleh Silfester Matutina Relawan Jokowi, Ternyata Bukan dari Kalangan Orang Sembarangan!
Karier Rocky Gerung
Karier akademis Rocky Gerung dimulai dengan menjadi dosen tidak tetap di Departemen Ilmu Filsafat, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia. Ia mengajar hingga tahun 2015 dan dikenal sebagai seorang filsuf yang kritis terhadap perkembangan politik di Indonesia.
Pada tahun 2005, bersama tokoh-tokoh besar seperti Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Azyumardi Azra, Rocky mendirikan sebuah lembaga yang berfokus pada demokrasi dan hak asasi manusia, yaitu Setara Institute. Lembaga ini menjadi salah satu wadah penting dalam mengawal isu-isu sosial dan politik di Indonesia.
Selain aktivitas di dunia pendidikan dan filsafat, Rocky juga terlibat dalam dunia politik praktis. Pada tahun 2002, ia mendirikan Partai Indonesia Baru (PIB) bersama Sjahrir dan Nurmala Kartini Sjahrir. Meskipun kemudian Rocky keluar dari partai tersebut, pada tahun 2011 ia bergabung dengan Partai Serikat Rakyat Independen (SRI). Di bidang pendidikan sosial, Rocky juga pernah menjabat sebagai ketua Sekolah Ilmu Sosial (SIS), sebuah lembaga yang berfokus pada kajian ilmu sosial.
Karya-Karya Rocky Gerung
Rocky Gerung tak hanya dikenal sebagai pengamat politik, tetapi juga sebagai penulis produktif. Ia telah menerbitkan beberapa buku yang menyoroti berbagai isu sosial dan politik. Buku pertama yang dirilisnya adalah "Teori Sosial dan Praktik Politik" (1991), disusul oleh "Hak Asasi Manusia: Teori, Hukum, Kasus" (2006). Karya-karyanya tidak berhenti di situ, ia juga menulis buku berjudul "Mengaktifkan Politik: Demokrasi dan Kekecewaan" pada tahun 2009.
Buku terbarunya yang dirilis pada tahun 2024, berjudul "Obat Dungu Resep Akal Sehat: Filsafat untuk Republik Kuat," menjadi salah satu karya yang cukup kontroversial dan menarik perhatian banyak kalangan. Dalam buku ini, Rocky membahas isu-isu sosial politik dengan pendekatan filsafat yang kritis dan penuh humor.
Selain buku, Rocky juga aktif menulis artikel untuk berbagai media. Ia pernah menulis artikel untuk Majalah Tempo sejak tahun 2001 hingga 2015. Artikel-artikel Rocky sering kali berisi kritik mendalam terhadap kebijakan pemerintah dan peristiwa politik yang sedang terjadi.
Update Terbaru
Tata Rak Buku Sesuai Feng Shui untuk Alirkan Energi Positif
Rabu / 17-06-2026, 08:50 WIB
Luca Zidane Debut Piala Dunia 2026, Aljazair Kalah 0-1 dari Argentina
Rabu / 17-06-2026, 08:49 WIB
Bupati Tabanan Ajak Masyarakat Pererat Persatuan pada Hari Raya Galungan
Rabu / 17-06-2026, 08:49 WIB
Garena Tambah Kode Redeem FF 18 Mei 2026, Ini Daftar Reward Gratis
Rabu / 17-06-2026, 08:48 WIB
Harga Emas Antam 17 Juni 2026 Naik Rp 4.000 Jadi Rp 2.733.000 Per Gram
Rabu / 17-06-2026, 08:48 WIB
Argentina vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Messi Cetak Rekor, Luca Zidane Bermasker
Rabu / 17-06-2026, 08:48 WIB
Promo OMG Lawson: Upgrade Matcha Latte ke Large Cuma Tambah Rp 1.000
Rabu / 17-06-2026, 08:48 WIB
Harga Ethereum 17 Juni 2026 Turun ke 1.782 Dollar AS
Rabu / 17-06-2026, 08:48 WIB
Omoway Resmi Luncurkan Motor Listrik Omo-X di Indonesia, Investasi Rp179 Miliar
Rabu / 17-06-2026, 08:48 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok 5 Persen Setelah AS dan Iran Sepakati Perdamaian
Rabu / 17-06-2026, 08:44 WIB
Trump Klaim Kerangka Kesepakatan Damai dengan Iran Selesai
Rabu / 17-06-2026, 08:44 WIB
Harga Emas Antam Naik Rp 4.000 per Gram pada 17 Juni 2026
Rabu / 17-06-2026, 08:44 WIB
Dua Gol Argentina dan Aljazair Dianulir karena Offside Milimeter
Rabu / 17-06-2026, 08:44 WIB
Paredes dan De Paul Jaga Ritual Permen Sugus Jelang Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 08:41 WIB






