Siapa Sanjay Roy? Pembunuh dan Pemerkosa Moumita Debnath Dokter di India Picu Demo Ribuan Nakes Ternyata Pernah Terlibat Kasus KDRT
Aksi mogok kerja massal dan demonstrasi terjadi di berbagai kota, dengan para dokter muda mengenakan jas putih dan membawa poster bertuliskan "Dokter bukan karung tinju." Protes ini menuntut keadilan bagi korban serta peningkatan keamanan di fasilitas kesehatan.
Hasil autopsi korban mengonfirmasi adanya kekerasan seksual sebelum kematiannya. Polisi bergerak cepat dengan menahan seorang pria bernama Sanjay Roy (33), yang juga bekerja di rumah sakit yang sama. Sanjay Roy bukanlah orang asing dalam hal tindakan kriminal. Sebelumnya, dia telah terlibat dalam berbagai kasus, termasuk pemerasan, intimidasi, dan ancaman terhadap perempuan. Bahkan, pada tahun 2022, dia dilaporkan telah menyerang istrinya yang sedang hamil.
Investigasi lebih lanjut mengungkap bahwa korban telah dilecehkan oleh Roy selama tiga bulan terakhir. Roy pertama kali mendekati korban di rumah sakit dengan dalih membeli obat, dan sejak saat itu, dia mulai mengancam dan memaksa korban untuk bertemu dengannya. Ancaman ini berujung pada tragedi mengerikan yang menimpa dokter muda tersebut.
Tidak hanya di Kolkata, protes juga terjadi di kota-kota lain di India. Para dokter dan pekerja medis menuntut peningkatan keamanan di rumah sakit, pemasangan kamera CCTV di area-area sensitif, dan penerangan yang memadai di malam hari. Mereka berharap dengan adanya langkah-langkah ini, kejadian serupa tidak akan terulang lagi di masa depan.
Asosiasi Medis India (IMA) mengirimkan surat kepada Menteri Kesehatan JP Nadda, menyoroti kondisi kerja yang tidak manusiawi, beban kerja yang berat, serta meningkatnya kekerasan terhadap tenaga medis. Mereka menekankan bahwa keselamatan dan keamanan di tempat kerja harus menjadi prioritas utama.
Pengadilan tinggi di Kolkata memerintahkan agar penyelidikan kasus ini dipindahkan ke Biro Investigasi Pusat, menunjukkan bahwa pihak berwenang menganggap kasus ini sebagai prioritas nasional. Selain itu, Komisi Medis Nasional India juga mengeluarkan pemberitahuan kepada semua institusi medis untuk segera meningkatkan keamanan di kampus-kampus mereka.
Update Terbaru
Mengintip Isi Souvenir Pernikahan Eksklusif Jennifer Coppen dan Justin Hubner
Rabu / 17-06-2026, 15:15 WIB
Rupiah Melemah ke Rp 17.762 per Dolar AS di Penutupan Pasar Spot
Rabu / 17-06-2026, 15:14 WIB
Proyek Jet Tempur Generasi Keenam Eropa Batal, Prancis dan Jerman Beda Visi
Rabu / 17-06-2026, 15:14 WIB
Republik Demokratik Kongo Tantang Portugal di Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 15:13 WIB
Kolombia vs Uzbekistan: Laga Perdana Grup K Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 15:12 WIB
Smart Parents Network Gelar Aquatic Floating Yoga di Menteng
Rabu / 17-06-2026, 15:12 WIB
Kemendiktisaintek Buka Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Jalur Seleksi Mandiri
Rabu / 17-06-2026, 15:12 WIB
Nimble Luncurkan Sharepower, Power Bank Unik yang Bisa Dibagi Dua
Rabu / 17-06-2026, 15:12 WIB
Adrian Wibowo Resmi Gabung FC Wacker Innsbruck di Liga Austria
Rabu / 17-06-2026, 15:12 WIB
Kylian Mbappe Cetak Dua Rekor Bersama Timnas Prancis
Rabu / 17-06-2026, 15:12 WIB
Komisi XI DPR Setujui Pagu Indikatif Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027
Rabu / 17-06-2026, 15:09 WIB
Penjualan Retail Mobil Mei 2026 Turun 5,3 Persen, Toyota Kokoh di Puncak
Rabu / 17-06-2026, 15:08 WIB
Tamara Tyasmara Lega Vonis Yudha Arfandi Tetap 20 Tahun Penjara
Rabu / 17-06-2026, 15:08 WIB
Airtel dan TNI AD Perluas Jaringan Seluler di Arunachal Pradesh
Rabu / 17-06-2026, 15:08 WIB






