Perusahaan Percetakan di Tangerang Selatan Diduga Lakukan Parktik Eksploitasi, Dari Penahanan Ijazah Hingga Proses Rekrutmen yang Melelahkan
Karyawan yang bersangkutan, yang bekerja sebagai Chief Graphic Officer (CGO), mengungkapkan sejumlah masalah serius yang dialaminya selama bekerja di perusahaan tersebut. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai etika dan perlakuan terhadap tenaga kerja di sektor ini.
Pengalaman Pahit Karyawan: Kenyataan di Balik Pintu Kantor
Menurut laporan dari akun X @apocliosswit, karyawan tersebut memutuskan untuk berbagi pengalaman setelah mengalami berbagai ketidakadilan selama bekerja di perusahaan percetakan tersebut. Karyawan itu menjelaskan, "Gua berani spill karena based on experience jadi ga usah embel-embel UU ITE atau semacamnya," menegaskan bahwa cerita yang dibagikannya adalah hasil pengalaman pribadi, bukan sekadar rumor.
Beberapa poin penting mengenai dugaan praktik eksploitasi di perusahaan ini adalah sebagai berikut:
Penahanan Ijazah: Langkah Awal yang Meragukan
Perusahaan diduga menahan ijazah para karyawan sebagai syarat untuk bekerja. Alasan yang diberikan adalah untuk keamanan dan komitmen, namun praktik ini menimbulkan keraguan tentang niat sebenarnya di balik kebijakan tersebut. Penahanan ijazah dapat menjadi bentuk kontrol yang berlebihan dan merugikan karyawan, terutama dalam hal mobilitas pekerjaan di masa depan.
Proses Rekrutmen yang Melelahkan
Proses rekrutmen di perusahaan ini dikritik karena dianggap tidak menghargai waktu calon karyawan. Rekrutmen yang panjang dan melelahkan tidak hanya menguras tenaga tetapi juga waktu, membuat calon karyawan merasa tidak dihargai.
Jam Kerja Overtime Tanpa Bayaran
Salah satu masalah terbesar yang dihadapi karyawan adalah jam kerja lembur yang tidak dibayar. Hal ini jelas bertentangan dengan hak-hak dasar pekerja dan menunjukkan ketidakadilan dalam perlakuan terhadap tenaga kerja.
Janji Manis yang Tidak Terpenuhi
Perusahaan dikabarkan sering kali memberikan janji-janji yang tidak pernah dipenuhi. Janji-janji ini, yang awalnya tampak menjanjikan, pada akhirnya hanya menjadi angin surga bagi karyawan.
Update Terbaru
TOP 50 Acara TV dan Rating Terbaik Hari ini 2 Mei 2026 ada Asmara Gen Z Kalah dengan Arisan
Jumat / 01-05-2026, 18:00 WIB
Prabowo Ratifikasi Konvensi ILO 188, Pemerintah Perkuat Perlindungan Nelayan Nasional
Jumat / 01-05-2026, 16:14 WIB
Andrie Yunus Absen di Sidang Perdana Kasus Penyiraman Air Keras, Hakim Militer Ingatkan Ancaman Pidana
Jumat / 01-05-2026, 16:08 WIB
Penyebab Kebakaran Rumah Anisa Rahma Terungkap, Diduga Berasal dari Lilin
Jumat / 01-05-2026, 15:59 WIB
Perampokan Sadis di Rumbai Tewaskan Lansia, Pelaku Hantam Korban dan Rusak CCTV
Jumat / 01-05-2026, 15:44 WIB
Alasan Umma Mega Ibu Natsuki dan Ritsuki Baru Mempublis Wajah Anak Ketiga, Benarkah Akibat Masalah Kesehatan?
Jumat / 01-05-2026, 14:48 WIB
Ueno Family Akhirnya Memperlihatkan Wajah Anak Ketiga pada 1 Mei 2026
Jumat / 01-05-2026, 14:47 WIB
Rumah Anisa Rahma Hangus Terbakar, 3500 Al-Quran Ditemukan Tetap Utuh
Jumat / 01-05-2026, 14:00 WIB
25 Quotes Welcome Mei 2026 Bahasa Inggris dan Artinya untuk Caption Aesthetic
Jumat / 01-05-2026, 13:46 WIB
Kebakaran Rumah Anisa Rahma di Bandung Diduga Dipicu Lilin
Jumat / 01-05-2026, 13:37 WIB
30 Caption Hari Buruh 2026 Singkat untuk Story Instagram dan TikTok
Jumat / 01-05-2026, 13:30 WIB






