Jadwal Siaran Langsung Polandia vs Austria EURO 2024 Malam Ini, Live Gratis di TV RCTI dan Vision+ Jam Berapa
Polandia vs Austria di EURO 2024 Live RCTI
Dalam pertandingan melawan Belanda, Timnas Polandia bermain tanpa penyerang andalannya, Robert Lewandowski, yang masih dalam masa pemulihan cedera.
Meskipun demikian, Polandia hampir membuat kejutan dengan unggul terlebih dahulu melalui tandukan Adam Buksa. Namun, Belanda berhasil bangkit dan membalikkan keadaan dengan gol dari Cody Gakpo dan Wout Weghorst.
Pertandingan berakhir dengan kekalahan 1-2 bagi Timnas Polandia, tetapi mereka mampu memberikan perlawanan sengit kepada salah satu tim unggulan, Belanda.
Statistik pertandingan menunjukkan bahwa Polandia mampu melepaskan 11 tembakan (7 on target) dan menghasilkan 1 gol. Dari segi efektivitas peluang, Polandia tidak kalah dengan Belanda, yang melepaskan 20 tembakan (4 on target) dan mencetak 2 gol.
Tanpa kehadiran penyerang andalan mereka, lini serang Timnas Polandia masih mampu tampil impresif. Mereka bahkan mampu merepotkan tim sekelas Belanda. Jika Lewandowski, yang telah mengoleksi 82 gol dan 150 caps bersama timnas, bisa diturunkan, tentu daya serang Polandia akan semakin meningkat.
"Kami tidak mau menyerah, karena saya pikir kami akan semakin kuat di turnamen ini. Hal yang saya suka adalah kami bisa bermain agresif dan menekan Belanda, termasuk cepat merebut bola lagi. Kami tidak mendapatkan poin, tapi kepala kami tetap tegak dan kami akan berusaha memenangi dua laga tersisa," ujar pelatih Polandia, Michał Probierz.
Di sisi lain, Timnas Austria juga memberikan perlawanan sengit pada matchday pertama, meskipun mereka akhirnya kalah tipis dari Prancis. Di bawah asuhan Ralf Rangnick, Austria mampu menguasai 51 persen penguasaan bola. Jika Prancis melakukan 44 serangan, Austria hanya kalah tipis dengan 43 serangan.
Namun, efektivitas Timnas Prancis lebih terlihat berkat kualitas individu pemain mereka. Dari 44 kali serangan, Les Bleus mampu melepaskan 14 tembakan dengan 3 yang tepat sasaran.
Sementara Austria hanya mampu melepaskan 7 tembakan dengan 3 di antaranya on target. Berdasarkan statistik tersebut, Austria pantas menyesali kekalahan dari Prancis.
Baik Polandia maupun Austria memahami betapa krusialnya hasil matchday kedua nanti. Kedua tim dituntut untuk menang demi setidaknya merebut posisi ketiga di Grup D dan membuka peluang lolos ke babak 16 besar melalui jalur tim peringkat ketiga terbaik. Pada matchday ketiga, Polandia akan bertemu Prancis, sementara Austria akan berhadapan dengan Belanda.
"Tentu saja kami tidak boleh menganggap remeh Polandia. Kami melihat permainan kolektif mereka yang sangat bagus saat menghadapi Belanda," ujar kiper Austria, Patrick Pentz, saat konferensi pers.
Update Terbaru
The Witcher 3 Salip Skyrim dalam Penjualan Meski Rilis Lebih Awal
Sabtu / 18-07-2026, 00:22 WIB
Pemain Assassin's Creed Black Flag Resynced Hancurkan Perburuan Harta Karun Ubisoft dengan Keberuntungan Gila
Sabtu / 18-07-2026, 00:22 WIB
Let's Play Webcomic Season 4 Kembali 22 Juli di Tapas
Sabtu / 18-07-2026, 00:22 WIB
Informasi Baru Sekuel Fate/kaleid liner Prisma Illya Akan Diungkap 20 Juli
Sabtu / 18-07-2026, 00:21 WIB
Kurangnya Keberagaman dalam Film Terbaru Langkah Mundur
Sabtu / 18-07-2026, 00:21 WIB
Andy Burnham Resmi Pimpin Partai Buruh, Hadapi Tantangan Besar
Sabtu / 18-07-2026, 00:21 WIB
5 Sepeda Listrik Roda Tiga Aman dan Nyaman untuk Ibu-ibu
Sabtu / 18-07-2026, 00:20 WIB
Liburan Keluarga Seru: Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Indonesia
Sabtu / 18-07-2026, 00:19 WIB
Samsung Galaxy Ring: Cincin Pintar Tanpa Biaya Langganan untuk Pengguna Android
Sabtu / 18-07-2026, 00:19 WIB
Indonesia Resmi Punya Radar GCI Pertama, Jangkauan Deteksi Capai 515 Kilometer
Jumat / 17-07-2026, 23:42 WIB
Prabowo Bocorkan Indonesia Segera Luncurkan Kendaraan Listrik Nasional
Jumat / 17-07-2026, 23:42 WIB
Indonesia Terima Enam Jet Latih T-50i Tambahan dari Korea Selatan
Jumat / 17-07-2026, 23:38 WIB
Indonesia Jadi Pendiri WAICO, Target Manfaat Ekonomi AI US$400 Miliar
Jumat / 17-07-2026, 23:38 WIB
Australia Pimpin Dunia dalam Tenaga Surya per Rumah Tangga, Bukan karena Sinar Matahari
Jumat / 17-07-2026, 23:38 WIB







