>>> Dokter Muda Diduga Lompat dari Lantai 18 Apartemen Kalibata, Ibu Kunci Pintu

Angka tersebut turun 0,57 persen dibandingkan Juni 2026 dan masih berada di bawah harga acuan penjualan (HAP) konsumen sebesar Rp40 ribu per kg.

Sementara itu, rata-rata harga telur ayam ras nasional tercatat Rp29.242 per kg atau turun 3,21 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Harga tersebut juga masih berada di bawah HAP konsumen sebesar Rp30 ribu per kg.

Data tersebut turut menunjukkan penurunan Indeks Perkembangan Harga (IPH) daging ayam ras terjadi di 50 persen kabupaten/kota di Indonesia.

Sementara itu, IPH telur ayam ras turun di 73,33 persen wilayah.

Amran mengatakan pengawasan harga tidak akan melibatkan Satgas Pangan.

Sebagai gantinya, Badan Gizi Nasional (BGN) akan mengawal agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG membeli kebutuhan ayam dan telur langsung dari peternak.

"Cukup BGN. Ternyata ada keliru selama ini.

Ini harus SPPG atau dapur-dapurnya itu langsung, bila perlu langsung saja ke peternak (beli telur-ayam)," ujarnya.

Menurut Amran, selama ini terdapat pihak tertentu yang mengambil keuntungan dalam rantai distribusi komoditas tersebut.

Karena itu, mekanisme pengadaan akan dibenahi agar harga yang diterima peternak tetap terjaga sekaligus memangkas rantai distribusi.

>>> Bom Rakitan Meledak di Depan Kementerian Kehakiman Filipina, Marcos Akan Pidato

"Ada orang tertentu mengambil keuntungan. Nah, ini harus yang diberesin," kata Amran.