Nama Endang Yustika mendadak menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial, khususnya di timeline X (Twitter) dan Threads. Sosok yang dikenal sebagai pengusaha muda dan kreator konten ini kembali menjadi sorotan publik usai melontarkan pernyataan pedas yang menyebut bahwa warga atau pengguna aplikasi Threads bersifat toxic (beracun) dan dinilai tidak memiliki pekerjaan.
 
Pernyataan kontroversial ini sontak memicu gelombang reaksi beragam dari netizen. Sebagian ada yang mendukung keberaniannya dalam menyuarakan pendapat, namun tak sedikit pula yang merasa tersinggung dan balik menyerang akun pribadi Endang. Lantas, siapa sebenarnya Endang Yustika dan apa yang melatarbelakangi pernyataannya tersebut? Berikut ulasan mendalam mengenai profil, jejak digital, serta dinamika terkini yang menyelimuti wanita asal Bogor ini.
 

Pernyataan Kontroversial yang Memancing Amarah Netizen

Pemicu utama ramainya nama Endang Yustika bermula dari unggahannya yang mengkritik tajam budaya percakapan di media sosial Threads. Dalam cuitannya, Endang menyatakan bahwa ia tidak pernah menyimpan dendam kepada siapa pun, kecuali kepada para pengguna Threads.
 
"Oiya, aku tuh nggak pernah dendam sama siapapun kecuali warga Threads. Tempat paling toxic di muka bumi ini kata aku di Threads," tulis Endang dalam unggahannya yang langsung viral.
 
Ia menegaskan bahwa pernyataannya tersebut bukan tanpa alasan. Menurut pengamatannya, hampir semua hal, tanpa terkecuali, menjadi bahan pembicaraan dan konsumsi publik di platform tersebut. Batasan antara kritik membangun dan body shaming atau perundungan siber dinilai semakin kabur, sehingga menciptakan lingkungan digital yang tidak sehat. Pernyataan ini pun langsung memicu backlash, di mana sejumlah warganet merasa digeneralisasi dan menyerang balik dengan mempertanyakan kredibilitas serta kehidupan pribadi Endang.