Isu kecurangan kembali menjadi perbincangan hangat di komunitas Gray Zone Warfare setelah sebuah video YouTube panjang mempertanyakan upaya anti-cheat game tersebut dan menuduh pengembang MADFINGER Games menyensor kritik.

Video yang dibuat oleh kreator konten Fisherman Dave ini dengan cepat menarik perhatian dengan mengulas kondisi kecurangan di game tembak-menembak taktis tersebut dan mengklaim bahwa diskusi seputar masalah itu ditekan.

>>> Akatori Beralih ke Nintendo Switch 2, Versi Switch Asli Ditinggalkan

Menanggapi hal itu, MADFINGER Games mengeluarkan pernyataan publik terperinci yang membahas kedua kekhawatiran tersebut.

Studio mengakui bahwa kecurangan memang ada dalam game, tetapi dengan tegas menolak klaim bahwa mereka menghapus konten hanya karena mengkritik pengembang.

Studio mengatakan kebijakan moderasi mereka justru bertujuan mencegah penyebaran cheat dan eksploitasi sambil terus meningkatkan pengalaman bermain secara keseluruhan.

Kritik Diterima, Promosi Cheat Tidak

Kontroversi dimulai setelah Fisherman Dave menerbitkan video investigasi berdurasi 45 menit yang mencakup kecurangan di Gray Zone Warfare, komunikasi pengembang, sentimen komunitas, dan Perjanjian Lisensi Pengguna Akhir (EULA) game tersebut.

Video itu juga mengklaim bahwa unggahan yang membahas kecurangan dihapus dari subreddit resmi game, yang menimbulkan dugaan adanya sensor kritik.

MADFINGER Games merespons langsung di kolom komentar video tersebut, memperjelas posisi mereka. “Pertama, saya ingin mengakui bahwa kami sadar akan adanya kecurangan di Gray Zone Warfare,” tulis pengembang.

Pengembang menjelaskan bahwa kecurangan memengaruhi banyak game multipemain daring dan menegaskan bahwa Gray Zone Warfare menggunakan sistem anti-cheat otomatis dan manual yang akan terus berkembang seiring pengembangan.

Studio juga membantah keras tuduhan menerbitkan copyright strike terhadap kreator konten yang kritis.