TP Posyandu Pusat Dorong Penguatan Implementasi 6 SPM di Kepulauan Riau
Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Pusat mendorong penguatan transformasi Posyandu di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Upaya ini berbasis pada enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Pembina Kesekretariatan TP Posyandu Pusat, Yane Ardian Bima Arya, menyatakan transformasi ini penting sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
>>> Timnas Putri Indonesia Juara Piala AFF Wanita 2026 Usai Bantai Kamboja 5-0
Hal ini disampaikan dalam Sosialisasi Implementasi Posyandu 6 SPM di Kepri, Rabu (22/7/2026).
Acara tersebut digelar di Aula Wan Seri Beni Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang.
Yane menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kualitas sumber daya manusia.
"Dalam konteks itulah, Posyandu memiliki posisi yang sangat penting," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Langkah ini sejalan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 yang memperluas peran Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan.
Menurut Yane, Posyandu kini mendukung penyelenggaraan enam bidang SPM di masyarakat. Bidang tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.
"Posyandu diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, masyarakat, kader, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan yang lebih mudah dijangkau," jelas dia.
>>> Kecelakaan Maut di Tol Pandaan-Malang, Tiga Orang Tewas
Yane menjelaskan bahwa berbagai persoalan masyarakat saat ini saling berkaitan. Oleh karena itu, penyelenggaraan pelayanan dasar harus dilakukan secara terpadu.
Sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan para kader sangat dibutuhkan. Peningkatan kapasitas pengurus juga harus terus dilakukan agar fungsi pelayanan berjalan lebih optimal.
Pelaksanaan transformasi Posyandu di Kepri memiliki tantangan geografis karena didominasi kawasan kepulauan. Namun, komitmen kuat pemerintah daerah setempat dinilai mampu mengatasi tantangan tersebut.
"Saya yakin dengan kolaborasi seluruh pihak, Provinsi Kepulauan Riau dapat menjadi salah satu daerah yang berhasil mengimplementasikan transformasi Posyandu secara nyata," tandas Yane.
Saat ini, sebanyak 1.398 Posyandu di Provinsi Kepri telah terdaftar secara resmi. Pada kegiatan tersebut, 238 Posyandu menerima nomor registrasi secara simbolis.
Secara nasional, 13.353 Posyandu dari 83 kabupaten dan kota di 22 provinsi telah mendapat nomor registrasi. Hal ini menjadi fondasi penting bagi penguatan basis data nasional.
>>> Galaxy Watch Ultra 2 Hadir dengan Baterai 800mAh, Naik 35%
Registrasi tersebut bukan sekadar pemberian nomor administrasi. Data ini krusial sebagai dasar pembinaan, pemantauan, evaluasi, serta penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Update Terbaru
Mode PvE Vault Breaker Tiga Kali Lipat Pemain Marathon di Steam
Rabu / 22-07-2026, 23:00 WIB
NBA 2K27 Resmi Diumumkan untuk Nintendo Switch 2, Tinggalkan Switch Original
Rabu / 22-07-2026, 23:00 WIB
Galaxy Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra Miliki Layar Paling Terang dari Samsung
Rabu / 22-07-2026, 23:00 WIB
Galaxy Watch Ultra 2 Hadir dengan Layar Tersuper Terang 5.000 Nits
Rabu / 22-07-2026, 22:56 WIB
Film Pendek Jalan Pulang, Kisah Hangat Sheila Dara dan Widyawati
Rabu / 22-07-2026, 22:56 WIB
Samsung Galaxy Z Flip8 Resmi Hadir di India, Harga Mulai Rp 23 Jutaan
Rabu / 22-07-2026, 22:56 WIB
Samsung Galaxy Watch9 dan Watch Ultra2 Resmi di India, Harga Mulai Rp 38.999
Rabu / 22-07-2026, 22:56 WIB
Proyek AI di Perusahaan Indonesia Sering Mandek, Bukan karena Teknologi
Rabu / 22-07-2026, 22:56 WIB
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
Rabu / 22-07-2026, 22:55 WIB
Peran HR Bertransformasi: Dari Administrasi ke Mitra Strategis Bisnis
Rabu / 22-07-2026, 22:55 WIB
Cara Cek Desil Bansos 2026 Lewat HP, Ketahui Status Penerima PKH dan BPNT
Rabu / 22-07-2026, 22:55 WIB
Link Live Streaming Indonesia vs Kamboja di Leg 2 SEA V Cup 2026
Rabu / 22-07-2026, 22:36 WIB
Sudaryono Larang Titip-Titip Proyek MBG: Jangan Ngaku Keluarga Saya!
Rabu / 22-07-2026, 22:36 WIB
Polri: Jaringan Teror Abdul Karim Sudah Ditangkap di Malaysia
Rabu / 22-07-2026, 22:36 WIB







