Google Luncurkan Gemini 3.6 Flash, 3.5 Flash-Lite, dan 3.5 Flash Cyber untuk AI Agent
Pelanggan seperti Hebbia dan Harvey telah menggunakan Gemini 3.6 Flash untuk tugas multimodal seperti penguraian dokumen, analisis bagan dan data, serta penyusunan laporan.
Fitur Keamanan
Gemini 3.6 Flash dilengkapi pengaman Frontier Safety yang ditingkatkan, mencakup penyalahgunaan kimia, biologi, radiologi, nuklir (CBRN), dan serangan siber.
Google menyatakan bahwa pengaman ini meningkatkan ketahanan terhadap upaya jailbreak, sementara model dilatih untuk meminimalkan penolakan pada kasus penggunaan yang bermanfaat.
>>> Label dan Pajak Karbon pada Pangan Efektif Tekan Emisi Tanpa Bebani Konsumen
Gemini 3.5 Flash-Lite
Gemini 3.5 Flash-Lite dirancang untuk beban kerja latensi rendah dan throughput tinggi, termasuk pencarian agent dan pemrosesan dokumen.
Menurut Artificial Analysis, model ini menghasilkan 350 token output per detik.
Harga yang ditawarkan adalah $0,30 per 1 juta token input dan $2,50 per 1 juta token output.
Dibandingkan Gemini 3.1 Flash-Lite, Google menyebutkan peningkatan pada coding, pemrosesan konteks panjang, dan eksekusi tugas dunia nyata.
Pada tolok ukur Terminal-Bench 2.1, skor mencapai 54% (naik dari 31%), GDM-MRCR v2 72,2% (naik dari 60,1%), GDPval-AA v2 1140 (naik dari 642), SWE-Bench Pro 54,2% (naik dari 49,6% pada Gemini 3 Flash), dan OSWorld-Verified 74,0% (naik dari 65,1% pada Gemini 3 Flash).
Pengembang dapat mengonfigurasi model dengan tingkat pemikiran minimal atau rendah untuk beban kerja latensi lebih rendah dan biaya lebih murah, atau menggunakan tingkat pemikiran lebih tinggi untuk alur kerja subagent multi-langkah.
Gemini 3.5 Flash-Lite juga menyertakan computer use sebagai alat bawaan untuk tugas AI agent di berbagai permukaan yang didukung.
Gemini 3.5 Flash Cyber dengan CodeMender
Google juga memperkenalkan Gemini 3.5 Flash Cyber, model yang berfokus pada keamanan siber dan terintegrasi dengan agen keamanan kode CodeMender.
Update Terbaru
Suami Kim Delaney Ditangkap karena Mabuk di Bandara
Rabu / 22-07-2026, 15:45 WIB
Nanik S Deyang: Belum Genap Dua Bulan Pimpin BGN, Saya Ambruk
Rabu / 22-07-2026, 15:45 WIB
Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Diganti Jenderal Muda
Rabu / 22-07-2026, 15:45 WIB
Blac Chyna Ungkap NDA Rp81 Miliar untuk Mantan Kekasih
Rabu / 22-07-2026, 15:43 WIB
Youri Tielemans Tak Sabar Main di Old Trafford Usai Gabung Manchester United
Rabu / 22-07-2026, 15:42 WIB
Persita Tangerang Rekrut Luquinhas, Eks Amazonas dengan Pengalaman Eropa
Rabu / 22-07-2026, 15:42 WIB
Prabowo Lantik Sudaryono sebagai Kepala BGN Gantikan Nanik Deyang
Rabu / 22-07-2026, 15:42 WIB
Prabowo Lantik Donny Ermawan sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia
Rabu / 22-07-2026, 15:42 WIB
Profil Sudaryono, Anak Petani yang Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN
Rabu / 22-07-2026, 15:42 WIB
Presiden La Liga Tolak Wacana Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim
Rabu / 22-07-2026, 15:42 WIB
BRIN Temukan Spesies Baru Ikan Gobi Udang di Banyuwangi
Rabu / 22-07-2026, 15:40 WIB
7 Negara Asia Paling Optimistis Soal Masa Depan, Indonesia Peringkat 2
Rabu / 22-07-2026, 15:40 WIB
LSF Beber Update Rencana Sensor Konten di OTT
Rabu / 22-07-2026, 15:40 WIB
OpenAI dan Hugging Face Tangani Insiden Keamanan yang Dipicu AI
Rabu / 22-07-2026, 15:39 WIB







