Studi Ungkap Baby Walker Tak Bikin Bayi Cepat Jalan dan Risiko Cedera
Banyak orang tua menggunakan baby walker dengan harapan bayi bisa belajar berjalan lebih cepat. Namun, penelitian justru menunjukkan alat ini tidak efektif dan berbahaya.
American Academy of Pediatrics (AAP) menyatakan baby walker adalah alat beroda yang memungkinkan bayi bergerak sendiri.
>>> Kimora Lee Simmons Minta Mantan Suami Dapat Hak Asuh Anak
Di Indonesia, Kementerian Kesehatan juga tidak menyarankan penggunaannya karena dapat membentuk pola berjalan jinjit.
Risiko Cedera Serius
Studi dalam jurnal Pediatrics mencatat sekitar 8.800 anak di bawah 15 bulan dirawat di unit gawat darurat AS akibat cedera terkait baby walker.
Sebagian besar cedera terjadi karena bayi jatuh dari tangga, terutama cedera kepala.
Baby walker membuat bayi bergerak lebih cepat dari kemampuan normalnya, hingga 90 cm per detik. Bayi bisa menjangkau benda berbahaya seperti benda panas, bahan kimia, atau bahkan kolam.
>>> Jaksa Tolak Banding Baru Mackenzie Shirilla, Anggap Argumen Lama
Risiko lainnya termasuk luka bakar, keracunan, dan tenggelam. Alat ini memberikan mobilitas semu pada bayi yang belum mampu mengendalikan tubuh dan memahami bahaya.
Tidak Mempercepat Berjalan
Harapan agar bayi cepat berjalan tidak didukung bukti ilmiah. Sebaliknya, baby walker berpotensi menunda perkembangan motorik dan mental.
Bayi belajar berjalan melalui tahapan seperti tengkurap, merangkak, berdiri, dan menjaga keseimbangan. Terlalu sering di baby walker mengurangi kesempatan melatih kemampuan tersebut.
>>> Janda Malcolm-Jamal Warner Gugat Ibu Mertua, Tuntut Rp19,5 M dari Family Trust
Para ahli merekomendasikan aktivitas yang lebih aman seperti tummy time, bermain di lantai, stationary activity center, atau push walker saat bayi sudah mulai berdiri.
Update Terbaru
Manga Heisei Haizan-hei ☆ Sumire-chan Hiatus karena Cuti Melahirkan
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
Wamen Irene Dorong Tenun Sumba Barat Daya Naik Kelas Lewat Storytelling
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
PTPN I Fokus pada Lima Pilar untuk Transformasi Agroindustri
Rabu / 22-07-2026, 03:24 WIB
Google Perkenalkan Koleksi untuk Atasi Notebook Gemini yang Berantakan
Rabu / 22-07-2026, 03:22 WIB
Moto G Play (2024) Kini Hanya $100, Ponsel Budget Terbaik
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Nashville Gelar Konferensi Keamanan Kota untuk Pemimpin Penegak Hukum
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Indonesia Terbitkan Panda Bonds Senilai 1 Miliar Dolar AS
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Mertua Joseph Duggar Akan Diperiksa dalam Kasus Pelecehan Anak
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Melania Trump Minta Sanksi untuk Jurnalis Michael Wolff
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Carole Radziwill Bantah Terlibat Kasus Epstein di RHONY
Rabu / 22-07-2026, 03:21 WIB
Putra Claude Lemieux Ungkap Legenda NHL Kambuh Kecanduan Seks
Rabu / 22-07-2026, 03:19 WIB
Pedri Pangkas Libur demi Latihan Mandiri di Canary
Rabu / 22-07-2026, 03:19 WIB
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
Rabu / 22-07-2026, 03:19 WIB
Volkswagen Diam-diam Kembangkan Prototipe SUV Amarok, Mimpi yang Belum Padam
Rabu / 22-07-2026, 03:15 WIB







