Total 36 set busana akan ditampilkan dalam peragaan nanti.

Transformasi Lakon Indonesia

Koleksi 'Harsa' menandai transformasi Lakon Indonesia yang sebelumnya lebih kental dengan pendekatan streetwear pada koleksi Urub dan Pasar Malam.

Kali ini, busana yang ditawarkan lebih beragam untuk berbagai kesempatan, baik kasual maupun formal, dengan tetap mengedepankan kualitas dan craftsmanship.

"Kami melihat ada kebutuhan pasar untuk koleksi premium ready to wear. Selama delapan tahun Lakon berdiri, kami sambil belajar.

Pasar terus bergerak, oleh karena itu Lakon juga akan terus beradaptasi. Namun, identitas kami tidak akan berubah," ujar Thresia.

'Harsa' dalam bahasa Sanskerta berarti 'kebahagiaan'. Kebahagiaan tidak hanya untuk pemakai busana, tetapi juga untuk para perajin yang membuatnya.

Mensejahterakan dan mengangkat martabat perajin dengan meningkatkan kapasitas mereka merupakan marwah Lakon Indonesia sejak didirikan.

"Kebutuhan di industri fashion sebenarnya ada, dan kemampuan perajin juga bisa memadai. Hanya saja tidak pernah ketemu karena levelnya berbeda.

>>> Harga Rumah Nasional Naik Tipis 1,1%, Pasar Sekunder Makin Selektif

Nah di Lakon dengan ekosistem yang sudah ada, kami ingin menjembataninya," pungkas Thresia.