Spanyol berhasil menjuarai Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 di Stadion MetLife, New Jersey.

Gol Ferran Torres pada babak tambahan waktu memastikan gelar juara kedua bagi La Roja, menyamai pencapaian Prancis dan Uruguay.

>>> Luis de la Fuente Puji Emiliano Martinez, Akui Spanyol Seharusnya Menang Lebih Cepat

Namun, di balik kemenangan Spanyol, terdapat sederet catatan buruk yang membayangi penampilan Argentina sebagai juara bertahan.

Tujuh Statistik Buruk Argentina

1. Baru Melepas Tembakan pada Menit ke-116

Argentina tidak mampu melepaskan satu pun tembakan hingga pertandingan memasuki menit ke-116.

Saat itu, Spanyol sudah mencatatkan 20 percobaan tembakan ke gawang Argentina.

2. Selisih Tembakan Sangat Mencolok

>>> Galaxy S25 Berpotensi Dapat Fitur Horizontal Lock Lewat One UI 9.0

Hingga laga berakhir, Spanyol membukukan 20 tembakan, sedangkan Argentina hanya dua.

Selisih 18 tembakan menjadi catatan terburuk kedua dalam sejarah final Piala Dunia.

Rekor terburuk masih terjadi pada final 1990 ketika Jerman Barat melepaskan 23 tembakan, sementara Argentina hanya satu.

3. Didominasi di Sepertiga Akhir Lapangan

La Roja menguasai jalannya pertandingan, termasuk di wilayah sepertiga akhir lapangan.

>>> Kemenperin Dorong Transformasi Digital Industri Farmasi untuk Genjot Daya Saing

Argentina tampil buruk dengan catatan 25 pelanggaran dan satu kartu merah sepanjang laga.