Tingkat kesadaran itu menyoroti betapa tajamnya insting bertarungnya.

Alasan utama Fujitora berada di atas Zoro adalah pengalamannya melawan penjahat terkuat di dunia.

Sebagai Laksamana, ia telah menghadapi bajak laut berbahaya, melindungi warga sipil selama konflik skala besar, dan menangani pertempuran yang menuntut kecerdasan dan kekuatan luar biasa.

Kemampuannya tetap tenang sambil mengendalikan kekuatan destruktif yang sangat besar menjadikannya salah satu aset terbesar Angkatan Laut.

7. King

Meskipun King sering diingat karena kemampuan Lunarian dan transformasi Zoan Kunonya, ilmu pedangnya cukup kuat untuk mendorong Zoro ke salah satu pertarungan tersulit dalam kariernya.

Sebagai tangan kanan Kaido, King mendapatkan reputasi karena kekuatan luar biasa, ketahanan luar biasa, dan agresi tanpa henti.

Penampilannya selama arc Wano menunjukkan bahwa ia termasuk di antara komandan terkuat di Dunia Baru, memaksa Zoro untuk membuka level kekuatan baru sebelum akhirnya meraih kemenangan.

Keunggulan terbesar King berasal dari menggabungkan banyak kemampuan ke dalam satu gaya bertarung.

Serangan pedangnya didukung oleh api eksplosif, kekuatan fisik luar biasa, mobilitas udara, dan ketahanan hampir tak tertandingi dari ras Lunarian.

Alih-alih mengandalkan teknik elegan, ia terus-menerus menyesuaikan serangannya untuk memberi tekanan pada lawan.

Pertarungan antara keduanya juga menyoroti betapa berbahayanya King sebenarnya.

Bahkan setelah Zoro mendapatkan kendali atas Enma, mengalahkan King membutuhkan penguasaan Haki Rajawali Tingkat Lanjut dan mendorong dirinya melampaui batas sebelumnya.

Meskipun Zoro pada akhirnya menang, menempatkan King di atas versi Zoro sebelumnya tetap dibenarkan karena tantangan besar yang ia berikan.

Kombinasi ilmu pedang, kekuatan fisik, dan kemampuan ras unik menciptakan lawan yang mampu bersaing dengan petarung terkuat di One Piece.