You and I Are Polar Opposites kembali dengan musim keduanya, dan tiga episode awal menunjukkan bahwa serial ini masih menjadi salah satu romcom paling menawan tahun ini.

Musim ini menyeimbangkan tiga alur percintaan dengan tahapan yang sangat berbeda. Meski porsi layar untuk masing-masing pasangan belum selalu seimbang, humor yang disajikan cukup untuk menutupi kekurangan tersebut.

Miyu dan Tani: Pasangan Paling Stabil

Miyu dan Tani tetap menjadi pasangan yang paling mudah diikuti. Mereka sudah bersama sejak awal serial dan terus menunjukkan interaksi yang manis.

Episode 3 menjadi contoh sempurna. Miyu yang biasanya percaya diri berusaha tampil rapi saat bertemu orang tua Tani, bahkan sampai memutihkan rambutnya.

Tani langsung menyadari ketidaknyamanan Miyu dan meminta maaf karena tiba-tiba mengatur pertemuan tersebut. Momen ini menunjukkan betapa mereka saling memperhatikan.

Komedi terletak pada reaksi ibu Tani yang menatap Miyu dengan curiga karena foto yang diberikan Tani sangat konyol sehingga ia ragu apakah itu orang yang sama.

Taira dan Azuma: Jarak yang Masih Jauh

Di sisi lain, Taira dan Azuma masih jauh dari status pasangan. Meski ada koneksi di antara mereka, keduanya terlalu terperangkap dalam masalah masing-masing.

Azuma takut menghadapi orang normal sehingga ia terlalu akomodatif terhadap pria yang jelas-jelas tidak baik. Sementara Taira, karena pengalaman masa lalu, memiliki pandangan pesimis terhadap hubungan sosial.

Keduanya memiliki teman-teman yang mendukung, tetapi masih kesulitan berinteraksi satu sama lain.

Taira sengaja menghindari berada sendirian dengan Azuma, yang membuat Azuma berpikir Taira tidak suka berada di dekatnya.

Namun, Taira setidaknya sadar bahwa ia secara tidak sadar menilai Azuma seperti orang lain menilai dirinya. Ia berusaha mempertimbangkan perasaan Azuma, meski sulit dilakukan.