Pogacar Waspadai Kebangkitan Vingegaard di Alpe d'Huez
Juara Tour beberapa kali itu menyatakan kepuasan dengan upaya timnya selama transisi taktis di jalan pegunungan. "Saya merasa benar-benar mengayuh dengan baik.
Saya senang dengan cara saya mengayuh – dan tim," ujar Vingegaard.
Vingegaard menjelaskan bahwa pilihannya untuk mengatur tempo stabil daripada meluncurkan serangan eksplosif berasal dari jadwal kompetisinya baru-baru ini.
"Setelah Giro, kami tahu bahwa saya mungkin bukan versi paling eksplosif dari diri saya," katanya.
Pembalap itu merinci bagaimana timnya menggunakan Sepp Kuss untuk menentukan kecepatan awal sebelum mencoba mengisolasi rival di medan tidak rata.
"Jadi jika saya akan mencoba menjauh dari seseorang, mungkin lebih pada bentangan panjang dan keras.
Itu sebabnya kami pertama-tama mencoba mengatur kecepatan keras dengan Sepp Kuss, lalu saya mengambil alih. Tapi saya pikir pendakian itu tidak sepenuhnya...
Itu pendakian yang agak lucu," ujar Vingegaard.
Vingegaard mencatat bahwa profil spesifik pendakian, dengan gradien bervariasi dan turunan singkat, mengubah efektivitas akselerasi berkelanjutannya. "Itu sangat curam di bagian bawah, lalu ada turunan kecil.
Dan dari sana, beberapa kilometer di mana agak menanjak tanpa benar-benar curam," katanya.
Manajemen tim Visma-Lease a Bike mengindikasikan bahwa profil curam finis Plateau de Solaison besok lebih sesuai dengan karakteristik Vingegaard.
"Untungnya, besok kami memiliki pendakian panjang dan curam di akhir.
Dan saya harap kami benar-benar bisa bersaing untuk hasil teratas," kata Marc Reef, Direktur Olahraga Visma-Lease a Bike.
Direktur itu menyatakan bahwa tim bermaksud mengubah pendekatan mereka untuk secara aktif memperebutkan kemenangan etape berikutnya sambil mencoba mengisolasi pesaing podium lainnya.
"Kami akan berjuang untuk kemenangan etape, karena ketika begitu panjang dan curam, Anda mendapatkan pertarungan berbeda antara Pogačar dan Vingegaard," ujar Reef.
Manajemen tim menyimpulkan bahwa strategi mereka tetap fokus merebut kembali waktu yang hilang dari pemimpin balapan saat ini selama pekan terakhir kompetisi.
>>> Remco Evenepoel Raih Kemenangan Perdana di Etape Gunung Tour de France
"Kami berharap bisa memenangkannya dan juga berhasil memberi tekanan pada pembalap klasemen umum lainnya dan mendapatkan lebih banyak waktu dari mereka," kata Reef.
Update Terbaru
TOP 35 Acara TV dengan Rating Terpopuler Hari ini 22 Juli 2026 ada Asmara Gen Z Diposisi 7
Selasa / 21-07-2026, 17:00 WIB
Materi PAI Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 Lengkap
Selasa / 21-07-2026, 16:39 WIB
Pemerintah Percepat Pembangunan 5.000 Jembatan Desa Hingga Akhir 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Istana Harap Menteri PU Perbaiki Cara Komunikasi
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Quartararo Resmi Pindah ke Honda di MotoGP 2027
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
IHSG Ditutup Menguat 1,74 Persen ke Level 6.340
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
4 HP RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Performa Lancar untuk Multitasking
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
FIFA Selidiki Pemain Argentina Usai Kericuhan Final Piala Dunia 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
LSF: Baru 46 Persen Anak Indonesia Tonton Film Sesuai Usia
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
KRAFTON India Rilis Roadmap Esports BGMI Paruh Kedua 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Panduan Usia dan Cara Memilih Sabun Cuci Muka Acnes yang Tepat
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Stop Facial Bulanan, Dokter Rekomendasikan 4 Serum untuk Kecilkan Pori-pori
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Panduan Benar: Apakah Setelah Pakai Viva Milk Cleanser Perlu Cuci Muka?
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
Video Baru Mungkin Jadi Rekam Terakhir Nolan Wells Sebelum Hilang
Selasa / 21-07-2026, 16:19 WIB







