Pemegang jersey kuning itu mengindikasikan bahwa pendekatan taktisnya akan memperlakukan etape mendatang seperti balapan satu hari.

"Saya harus melakukannya seperti balapan satu hari dan melakukan yang terbaik yang saya bisa karena saya telah berusaha keras," ujarnya.

Pogacar mengakui bahwa upaya kecepatan tinggi dari tim lawan sebelumnya telah mendorongnya ke batas.

"Saya harus mengakui bahwa kemarin dan dua hari lalu, ketika Trek melaju kencang, saya tidak merasa yang terbaik.

'Sial, ini sangat berat,'" katanya.

Pemimpin UAE Emirates itu mengaitkan pandangannya yang lebih baik dengan sensasi fisik yang membaik saat persiapan pagi untuk etape ke-14.

"Kemarin saya merasa sedikit lebih baik, dan ini adalah hari-hari yang harus Anda lalui.

Hari ini pagi saya berbicara dengan Urška [pasangan Urška Žigart] dan dia memberi saya dorongan moral juga," kata Pogacar.

Pogacar menyimpulkan penilaiannya dengan fokus mengelola energi fisiknya menjelang tantangan Alpe d'Huez. "Saya merasa hebat hari ini.

Sejauh ini, Tour ini luar biasa bagi saya," ujarnya.

>>> Thunder Lepas Luguentz Dort ke Hawks dalam Tiga Tim

Pembalap Slovenia itu menjabarkan jadwal terdekatnya, termasuk finis puncak, hari istirahat, dan time trial. "Etape besok saya akan percaya diri, lalu hari istirahat dan time trial," katanya.

Pemimpin klasemen menyatakan bahwa evaluasi cadangan fisiknya akan tergantung pada bagaimana balapan berlangsung di Alpen tinggi.

"Lalu kita lihat untuk Alpe d'Huez apa yang tersisa di tangki," ujar Pogacar.

Vingegaard finis 44 detik di belakang pemenang setelah memimpin kecepatan di pendakian terakhir. Meski kalah, pembalap Denmark itu melaporkan umpan balik fisik positif.

"Saya mendapat umpan balik bahwa kaki saya sangat baik," kata Jonas Vingegaard, pembalap Visma-Lease a Bike.