>>> Konflik AS-Iran Meningkat, Harga Minyak Melonjak 4%

Indonesia juga mengusulkan perluasan kawasan yang dapat bergabung dalam skema TCTP untuk membuka lebih banyak peluang investasi dan memperkuat konektivitas kawasan industri.

Selain itu, pemerintah meminta dukungan Kementerian Perdagangan China agar lebih banyak perusahaan asal negara tersebut berinvestasi dan menjadi mitra strategis dalam pengembangan kawasan industri maupun kawasan komersial di Indonesia.

Energi Terbarukan dan Kerja Sama Regional

Pada sektor energi, Airlangga mengundang perusahaan-perusahaan China untuk berpartisipasi dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang ditargetkan mencapai kapasitas 100 gigawatt.

Pemerintah juga mengapresiasi keterlibatan investor China dalam pembangunan PLTS Terapung Cirata, yang dinilai menjadi contoh keberhasilan kolaborasi kedua negara dalam mendukung transisi energi.

Menurut Airlangga, industri panel surya di Indonesia masih memiliki ruang besar untuk berkembang melalui penguatan rantai pasok yang lebih terintegrasi di dalam negeri.

Dalam pembahasan kerja sama kawasan, Indonesia turut meminta dukungan China terhadap rencana pembentukan sekretariat permanen Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) di Indonesia.

Pemerintah menilai keberadaan sekretariat tersebut akan memperkuat implementasi perjanjian perdagangan sekaligus meningkatkan pemanfaatan fasilitas RCEP oleh dunia usaha di kawasan.

Indonesia juga mengusulkan pengembangan RCEP 3.0 agar kerja sama ekonomi regional semakin relevan dalam menghadapi transformasi digital, perubahan rantai pasok global, dan dinamika perdagangan internasional.

Menjelang penyelenggaraan APEC 2026 di China, Airlangga menyatakan Indonesia mendukung keketuaan Beijing dan berharap kedua negara dapat menyiapkan sejumlah proyek prioritas yang dapat diumumkan pada pertemuan para pemimpin kedua negara.

"Pemerintah Indonesia berkomitmen menjaga kepastian kebijakan dan menciptakan iklim investasi yang kondusif.

>>> Pemegang Saham Setujui Buyback Saham Astra International Rp8 Triliun

Kami berharap pertemuan ini dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama dan proyek yang konkret sehingga memberikan manfaat seimbang dan saling menguntungkan bagi kedua negara," kata Airlangga.