>>> Pemain Assassin's Creed Black Flag Resynced Hancurkan Perburuan Harta Karun Ubisoft dengan Keberuntungan Gila

Kerangka holistik Gánti bertolak belakang dengan teori minimalis akhir abad ke-20.

Selama bertahun-tahun, sains arus utama lebih menyukai hipotesis dunia RNA, yang menyatakan bahwa satu molekul yang dapat mereplikasi diri sudah cukup untuk menjelaskan asal-usul kehidupan.

Gánti berpendapat bahwa molekul saja tidak hidup; hanya sistem yang hidup.

Sains Akhirnya Menyusul

Karya Gánti baru muncul dalam bahasa Inggris melalui terjemahan singkat dan kasar pada 1987. Butuh waktu hingga 1995 bagi ilmuwan Barat untuk memperhatikannya.

Dalam buku The Major Transitions in Evolution, Szathmáry dan John Maynard Smith menyoroti chemoton sebagai terobosan brilian.

Terjemahan bahasa Inggris lengkap dari tulisan Gánti sendiri akhirnya terbit pada 2003, hanya enam tahun sebelum kematiannya di usia 75 tahun.

Kini, penelitian laboratorium mulai menyusul teori Gánti.

Para peneliti yang mempelajari protosel—struktur sintetis sederhana mirip sel—kini membangun sistem yang Gánti rumuskan di atas kertas.

Studi kimia terbaru menunjukkan bahwa blok bangunan untuk ketiga sistem Gánti dapat muncul dari bahan awal yang sama.

Kehidupan bukan sekadar kumpulan gen, protein, atau membran. Ia adalah cara spesifik di mana bagian-bagian itu terhubung untuk menjaga sistem tetap berjalan.

>>> Let's Play Webcomic Season 4 Kembali 22 Juli di Tapas

Gánti memahami kimia ini puluhan tahun sebelum dunia memiliki alat untuk membuktikannya.