Sebaliknya, pihak Inggris tetap menganggap wilayah yang terletak sekitar 300 mil di timur Argentina tersebut sebagai Wilayah Seberang Laut Britania Raya yang sah.

Berdasarkan regulasi baku, FIFA dan International Football Association Board (IFAB) secara ketat melarang adanya pesan politik, keagamaan, atau pribadi selama pertandingan berlangsung.

Sanksi atas pelanggaran ini dapat berkisar dari denda, skorsing pemain, hingga pengurangan poin tim nasional.

Hingga saat ini, otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut dilaporkan belum memberikan komentar resmi.

Argentina tercatat pernah dijatuhi sanksi denda oleh FIFA pada tahun 2014 silam akibat kedapatan memamerkan spanduk klaim Malvinas yang persis sama setelah melakoni pertandingan persahabatan melawan Slovenia.

Insiden spanduk ini menjadi titik api politik terbaru yang menodai gelaran turnamen Piala Dunia tahun ini.

Bulan lalu, para penonton dalam laga Iran di Los Angeles sempat mengibarkan bendera nasional Iran pra-1979 yang kerap digunakan oposisi pemerintah Teheran.

Selain itu, kompetisi tahun ini juga terus dihantam berbagai kontroversi eksternal.

>>> 9 Rekomendasi Serum Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Wajah

Mulai dari masalah harga tiket, visa, keputusan wasit, hingga keputusan kontroversial FIFA yang mencabut hukuman kartu merah penyerang AS Folarin Balogun menyusul adanya intervensi dari Presiden Donald Trump.