Lagu-lagu yang ditulis anggota juga mendapat kontribusi dari produser veteran seperti Supreme Boi dan Hiss Noise, serta produser internasional Johnny Goldstein.

Kombinasi kemampuan kreatif anggota dan dukungan perusahaan hiburan besar menghasilkan grup yang tak salah lagi sebagai K-pop namun sekaligus menantang banyak konvensinya.

Kesuksesan di Puncak Tangga Lagu

"REDRED" menduduki puncak tangga lagu harian Spotify Korea untuk ke-70 kalinya pada 12 Juli, mencetak rekor baru sebagai lagu dengan jumlah No. 1 terbanyak dari grup K-pop.

Grup ini juga bertahan di Billboard 200 selama sembilan minggu berturut-turut.

Selama tur, CORTIS juga akan tampil di Lollapalooza Chicago, salah satu festival musik terbesar di dunia.

Kritikus musik Cho Hye-rim mengatakan bahwa grup K-pop mencapai puncak tangga lagu dengan hip-hop trendi sebagai dasar musik sangat tidak biasa.

"CORTIS telah menunjukkan bahwa menyerap tren musik global dengan cepat bisa sukses di Korea dan luar negeri. Itu bisa mendorong agensi lain untuk bereksperimen," ujarnya.

Kritikus musik Kim Do-heon menambahkan bahwa meskipun identitas kreator grup telah direncanakan dengan hati-hati, kemampuan anggota untuk mewujudkan konsep itu sendiri adalah bukti bakat mereka.

"Ini bisa menjadi kesempatan bagi K-pop untuk melampaui persepsi 'buatan pabrik' dan membangun model baru," kata Kim.

Tur Dunia Perdana sebagai Ujian

Para kritikus mengatakan pertanyaan kuncinya adalah apakah CORTIS dapat mempertahankan kesegarannya seiring pertumbuhan dan membuktikan orisinalitasnya. Tur dunia pertama ini akan menjadi ujian besar pertama bagi grup.

>>> Ekspor Album K-pop Cetak Rekor Tertinggi 257,48 Juta Dolar AS di Semester I

Setelah konser pembukaan di Incheon, CORTIS akan tampil di Toronto, New York, Atlanta, Irving, Los Angeles, San Francisco, dan Seoul, sebelum menuntaskan tur di Kanagawa, Jepang, pada awal September.