Namun setelah unggul, Inggris memilih bermain lebih defensif.

Bahkan sejak menit ke-72, The Three Lions tampil dengan lima pemain bertahan dan lebih banyak menyerahkan penguasaan bola kepada Argentina.

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi penuh Argentina setelah Inggris memimpin. Albiceleste menguasai bola hingga 88 persen, sementara Inggris hanya mencatat 12 persen penguasaan bola pada periode tersebut.

Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil.

Enzo Fernandez menyamakan skor pada menit ke-85 melalui tendangan keras dari luar kotak penalti usai menerima umpan Lionel Messi.

Petaka bagi Inggris datang pada masa injury time.

>>> 7 Rekomendasi Parfum Cewek Brand Lokal Tahan Lama 24 Jam

Umpan silang Messi disambut sundulan Lautaro Martinez pada menit ke-90+2 untuk memastikan kemenangan Argentina 2-1 sekaligus mengantarkan sang juara bertahan ke final Piala Dunia 2026.