"Sampai saat ini motifnya bullying. Dan ini perlu kami tegaskan juga, tidak ada hubungannya dengan jaringan terorisme.

Ini murni karena korban bullying dari teman-teman sekelasnya," katanya.

Polisi mengamankan total 19 item barang bukti yang berkaitan dengan peledakan. Dari hasil pemeriksaan, R mempelajari cara merakit bom secara otodidak melalui internet.

"Dia mempelajarinya melalui Instagram, YouTube, dan internet secara otodidak. Bahan-bahannya juga dia pelajari dari sana," ujarnya.

Meski telah diamankan, status R saat ini masih sebagai anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) dan belum ditetapkan sebagai tersangka.

Penyidik masih mendalami kasus, termasuk kondisi psikologis pelaku.

>>> John Herdman Puas TC Timnas Indonesia di Bali, Singgung Fondasi Jelang Piala AFF 2026

Polda Sumbar bersama Polresta Padang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara gabungan, melibatkan Tim Inafis Polda Sumbar, Polresta Padang, serta mendapat asistensi dari Densus 88 Satgas Sumatera Barat.