Namun, serial seperti Alma's Not Normal dan Chewing Gum karya Michaela Coel tidak mendapatkan perhatian yang sama. "Chewing Gum lebih merupakan pertumbuhan dari mulut ke mulut," kata Woods.

Meskipun demikian, Fleabag membuka pintu bagi lebih banyak acara yang dibuat oleh perempuan dari berbagai latar belakang.

"Fleabag mungkin memberi banyak kepercayaan diri kepada penulis komedi perempuan untuk berkata, 'Ya, saya bisa memiliki acara saya sendiri,'" ujar Sussman.

Ambisi Visual dan Pendanaan Internasional

Kesuksesan global lainnya adalah seri kedua Coel, I May Destroy You, yang tayang perdana pada 2020.

Serial ini menyoroti dinamika rumit seputar seks, gender, dan kekuasaan dengan cara yang segar dan inovatif.

Diproduksi bersama oleh HBO, I May Destroy You juga ambisius secara visual, dengan sinematografi yang subur dan surealis yang lebih sering ditemukan di film layar lebar.

Komedi setengah jam standar Inggris menemukan bentuk baru: hibrida semi-serius antara komedi dan drama.

Harry Williams, produser, mengatakan bahwa mereka berusaha membuat Fleabag terlihat lebih seperti drama dan bukan komedi, dengan memberikan estetika yang tidak biasa.

Pendanaan dari co-production memungkinkan hal ini.

Kini, menjadi norma bagi platform streaming internasional untuk bermitra dengan penyiar Inggris.

Netflix, HBO, Hulu, Disney+, dan A24 telah mendanai komedi baru yang dipimpin perempuan, termasuk We Are Lady Parts dan Such Brave Girls.

>>> Perbedaan Update iOS 27 dengan Versi Sebelumnya: AI dan Performa Jadi Fokus

Jika Waller-Bridge menjadi titik referensi yang tak terbantahkan untuk drama komedi Inggris yang dibuat oleh perempuan, ia juga menjadi semacam momok.

Rose Matafeo, kreator Starstruck, mengatakan bahwa perbandingan dengan Fleabag adalah "pujian sekaligus sedikit malas".