Pemerintah Inggris mengusulkan larangan sponsor dari kasino tanpa lisensi untuk tim olahraga mulai tahun depan. Langkah ini bertujuan melindungi kelompok rentan dan mencegah pencucian uang melalui olahraga.

Usulan tersebut dikonfirmasi pada Rabu setelah sebelumnya diungkap oleh Guardian. Konsultasi publik selama delapan minggu akan digelar sebelum aturan final ditetapkan.

>>> Christopher Nolan Pilih The Odyssey Usai Oppenheimer: Peluang Mendebarkan yang Belum Pernah Ada

Jika disetujui, larangan akan berlaku paling cepat Agustus 2027. Aturan mencakup logo di kostum, infrastruktur stadion, dan papan iklan di pinggir lapangan.

Dampak pada Klub Premier League

Everton FC menjadi salah satu klub yang terdampak. Mereka baru saja memperpanjang kerja sama dengan Stake.

com, kasino kripto tanpa lisensi Inggris, dengan nilai kontrak setidaknya £10 juta.

Kesepakatan itu diteken pada Juni meskipun pemerintah telah memberi peringatan pada Februari. Kontrak berdurasi tiga tahun itu seharusnya berakhir pada musim 2028-29.

Dengan larangan yang bisa berlaku pada 2027, Everton berpotensi kehilangan setidaknya satu tahun masa kontrak.

Klub lain seperti Chelsea, Ipswich Town, dan Fulham juga memiliki mitra sponsor tanpa lisensi.

>>> Perubahan Toko Crunchyroll Makin Parah: Pelanggan Fan Hanya Bisa Lihat, Tak Bisa Beli

Formula Satu dan Olahraga Lain

Formula Satu juga bisa terkena dampak. Stake.

com sebelumnya mensponsori tim Sauber. Jika larangan berlaku, tim harus melepas logo sponsor untuk Grand Prix Inggris.

World Snooker Tour juga disponsori oleh Sportsbet. io, yang tidak memiliki lisensi di Inggris.

Namun, larangan saat ini hanya mencakup sponsor fisik, bukan kerja sama online.

Menteri Perjudian Fiona Twycross mengatakan bahwa meskipun sebagian besar sektor tidak terpengaruh, beberapa olahraga dan klub akan terkena dampak.

>>> Hiroyasu Kobayashi, SAFEHOUSE, AREA35 Umumkan Anime Tiny Metal: Zero Line

Pemerintah akan mempertimbangkan perluasan aturan jika diperlukan.