Laporan juga sejalan dengan pernyataan penerbit besar Jepang. Capcom menyebut AI generatif menunjukkan efektivitas tertentu, namun keputusan kreatif tetap dipimpin pengembang manusia.

Sony juga menyatakan AI sebagai alat pendukung, bukan pengganti kreator.

Platform AI yang paling umum digunakan adalah asisten serbaguna seperti Gemini dan Claude, bukan alat pembuat gambar atau audio khusus.

Ini memperkuat pandangan bahwa banyak studio saat ini melihat AI sebagai bantuan produktivitas, bukan pengganti seniman dan desainer.

Meskipun Jepang tampaknya mengadopsi AI lebih cepat daripada banyak studio Barat, laporan ini juga mengangkat pertanyaan ke depan.

>>> Kesulitan Mendengar di Tempat Bising Bisa Gandakan Risiko Demensia

Tekanan pada perusahaan AI untuk meraih profitabilitas dapat memengaruhi sejauh mana pengembang terus menggunakan alat-alat tersebut.