Capcom akan merilis ekspansi Dragon's Dogma 2: Dark Arisen pada 8 Oktober mendatang. Ekspansi ini menjanjikan area baru, alur cerita, tantangan dungeon, serta banyak musuh dan item baru.

Direktur Kento Kinoshita menegaskan bahwa 'friction' atau gesekan dalam desain game akan tetap dipertahankan.

>>> Olive Garden Kembali Hadirkan Never-Ending Pasta Bowl dan Pasta Pass Rp1,6 Juta

"Itu adalah sesuatu yang kami tawarkan agar pemain bisa membuat keputusan tentang cara bermain," ujarnya.

Menurut Kinoshita, memberikan banyak pilihan kepada pemain adalah inti dari desain gesekan dalam game. "Jika mereka memiliki banyak opsi dan memutuskan cara terbaik, itu memberi pemain pilihan.

Ini adalah esensi inti dari cara kami mendesain gesekan dalam game," jelasnya.

Menyeimbangkan Konten dan Permintaan Pemain

Kinoshita mengakui bahwa menyeimbangkan volume konten dengan waktu pengembangan adalah tantangan.

>>> Caleb Wilson Cetak 35 Poin di Debut NBA Summer League

"Kami harus mempertimbangkan berapa lama kami bisa mengembangkan game dan berapa banyak volume yang bisa kami sertakan dalam ekspansi," katanya.

Capcom memiliki beberapa tujuan dengan Dark Arisen: lebih banyak konten, game yang lebih mudah diakses, dan 'nilai besar'.

Ekspansi ini dirancang lebih seperti petualangan penuh kebebasan, berbeda dengan Dark Arisen asli yang lebih seperti dungeon besar berisi jarahan.

>>> HBO Max Jadwalkan Premiere Spinoff The Big Bang Theory

Fokus utama dalam menentukan jumlah konten adalah menjawab umpan balik pemain, terutama keinginan untuk lebih banyak pertempuran. "Kami berharap semakin banyak orang akan menikmati game ini," pungkas Kinoshita.