Major League Baseball (MLB) merombak format Home Run Derby tahunannya pada Senin, 13 Juli 2026.

Kompetisi di Citizens Bank Park, Philadelphia, kini tidak lagi menggunakan hitungan mundur, melainkan batas ayunan yang ketat.

>>> Mark DeRosa: Penurunan Kecepatan Fastball Paul Skenes Bukan karena Cedera

Aturan baru membatasi pemain hanya 20 lemparan di babak pertama dan 15 ayunan di babak semifinal serta final.

Ini merupakan perubahan prosedural terbesar sejak format waktu diperkenalkan pada 2015.

Babak awal berubah menjadi sistem pool tunggal dengan delapan pemukul. Empat besar dengan total home run terbanyak melaju ke semifinal head-to-head.

Pejabat liga mengembangkan modifikasi ini setelah berkonsultasi dengan penonton dan mantan pemain. Tujuannya untuk mengatasi keluhan struktural mengenai ritme siaran yang terlalu cepat.

"Idenya adalah memperlambat sedikit tempo, menyederhanakan sedikit aturan," kata Morgan Sword, wakil presiden eksekutif operasi bisbol MLB.

Sword mencatat bahwa masukan dari kedua sisi menunjukkan siaran televisi terasa terlalu cepat bagi pemirsa untuk diikuti, namun durasi totalnya terlalu panjang.

"Sulit sebagai pemirsa untuk mengikuti apa yang terjadi," ujar Sword.

Perubahan ini bertepatan dengan pemindahan hak siar acara ke perusahaan streaming besar sebagai bagian dari strategi hiburan langsung yang ditargetkan.

"Strategi volume bukanlah strategi kami," kata Gabe Spitzer, wakil presiden olahraga Netflix.

>>> Cedera Bellingham Bikin Inggris Waswas, Rawan Absen Lawan Argentina

Spitzer menekankan bahwa platform streaming fokus pada pertandingan besar tunggal yang bergengsi, bukan jadwal olahraga harian berkelanjutan.

"Di seluruh olahraga, bagaimana kami bisa hadir di titik-titik berarti sepanjang musim?" tanya Spitzer.

Jaringan merencanakan siaran internasional dalam berbagai bahasa, terutama setelah perubahan susunan pemain menghadirkan bintang global ke dalam barisan pemukul final.