Bryce Harper angkat bicara terkait kontroversi video pribadinya yang diduga digunakan untuk promosi FanDuel.

Bintang Philadelphia Phillies itu mengaku tidak tahu bahwa rekaman tersebut akan dipakai untuk kepentingan komersial.

>>> Pat McAfee Puji Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce, Bantah Kritik

Kontroversi bermula saat Philadelphia Inquirer mengungkap video Harper yang dibuat pada 2024 untuk Terry Thompson.

Thompson disebut telah bertaruh Rp 18,5 juta dolar AS melalui FanDuel sejak 2020 dan kehilangan sekitar Rp 2 juta dolar AS.

Menurut aturan MLB, pemain boleh tampil di iklan judi, tetapi dilarang mendorong taruhan pada pertandingan baseball. Harper pun memberikan klarifikasi melalui Instagram.

"Saya bergabung dengan Cameo untuk berinteraksi dengan penggemar melalui video pribadi berbayar. Yang terjadi di sini melampaui apa yang saya ketahui atau setujui," tulis Harper.

Harper mengklaim bahwa pada November 2024, seseorang yang hanya mengidentifikasi diri sebagai 'Bryttanni' memesan video melalui kategori pribadi, bukan opsi bisnis.

>>> TMZ Ajak Penonton Masuk ke Ruang Redaksi Lewat Siaran Langsung

Ia tidak tahu video itu akan digunakan untuk tujuan komersial.

"Permintaan itu menyertakan naskah pendek. Saya membacanya dengan itikad baik.

FanDuel kemudian menempatkan logo mereka sendiri dan menggunakannya sebagai promosi judi," lanjut Harper.

Ia menegaskan tidak pernah menyetujui penggunaan tersebut. "Saya tidak tahu FanDuel akan melakukan ini, saya tidak menyetujuinya, dan FanDuel tidak punya hak untuk melakukannya."

Harper mengaku jika tahu sejak awal, ia tidak akan memenuhi permintaan itu. Ia juga menegaskan tidak memiliki afiliasi dengan FanDuel.

>>> Hunter Biden dan Nick Fuentes Bertemu, Diskusi Hampir Berujung Adu Jotos

Harper menyebut pengacaranya telah memintanya untuk tidak berkomentar lebih lanjut.