Dari sisi pendanaan, total Dana Pihak Ketiga (DPK) bank only tumbuh 22,0 persen YoY menjadi Rp1.716 triliun.

Pertumbuhan ini ditopang oleh dana murah (CASA) dengan giro mencapai Rp664 triliun dan tabungan sebesar Rp559 triliun.

Pertumbuhan DPK tidak terlepas dari kinerja berkelanjutan layanan digital Bank Mandiri, Livin' by Mandiri dan Kopra by Mandiri, yang terus mencatat peningkatan penggunaan.

Selain mendorong transaksi digital, peningkatan pengguna kedua platform turut memperkuat literasi keuangan dan memperluas akses layanan keuangan berbasis teknologi.

Hal itu sejalan dengan visi Danantara dalam memastikan aset negara dikelola secara efektif, produktif, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.

Novita menambahkan, sinergi terintegrasi antara ekosistem digital dan jaringan fisik memungkinkan nasabah mengelola keuangan secara menyeluruh dalam satu platform layanan.

Ke depan, Bank Mandiri akan terus memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah melalui pembiayaan program prioritas nasional, mencakup KUR, penguatan UMKM dan koperasi, KPR subsidi, serta sektor strategis dan hilirisasi industri guna mendorong penciptaan lapangan kerja.

>>> Mahfud MD Soroti Kejanggalan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

"Melalui sinergi integrasi ekosistem Bank Mandiri yang menghubungkan layanan digital, jaringan distribusi, dan pembiayaan produktif, kami berkomitmen untuk terus hadir bagi seluruh lapisan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Novita.