Komite memutuskan untuk mengeluarkan pemain dari lapangan karena suhu yang turun drastis.

"Kami menahan pemain selama sekitar 25 menit tetapi dalam kondisi ini, yang sangat dingin, kami tidak bisa menahan mereka lebih lama lagi karena mereka akan kehilangan feel dan segalanya.

Jadi pada pukul 10:45 kami menunda permainan karena kabut," kata Vidaor.

Penyelenggara memantau pola cuaca dengan cermat sebelum menerapkan protokol restart di sore hari.

"Saat ini kami sedang mengamati, kami memperkirakan perbaikan mungkin dalam setengah jam ke depan," kata Vidaor.

Pemain diinstruksikan untuk tetap siap di fasilitas latihan menjelang dimulainya kembali.

"Pengumuman yang kami buat kepada pemain adalah mereka harus siap.

Tentu saja fasilitas latihan terbuka dan sejak lapangan bisa dimainkan, mereka akan memulai kembali dalam 30 menit dan sejak saat itu kami akan mengumumkan penundaan untuk semua tee time sepanjang hari," jelas Vidaor.

Reaksi Pemain

Meskipun permainan sempat dilanjutkan pada pukul 13:10 waktu setempat, gelombang kabut tebal kedua datang pada sore hari, menghentikan putaran secara permanen dan memaksa ofisial menjadwalkan dimulainya kembali pada pukul 07:00 hari Minggu.

>>> Pitcher Rookie Burns dan Misiorowski Batal Tampil di All-Star karena Cedera

"Saya tidak tahu bahwa kabut sebanyak ini akan terjadi sepanjang hari," kata Michael Thorbjornsen, yang saat ini 5 under untuk putarannya.

Pegolf Amerika itu mengungkapkan kekagumannya pada kondisi cuaca yang belum pernah terjadi sebelumnya di North Berwick.

"Ya, ini gila. Saya belum pernah melihat yang seperti ini," kata Thorbjornsen.

Ia juga menggambarkan kesulitan ekstrem dalam melacak lintasan bola melalui kabut laut yang tebal.

"Anda memukul driver ke udara dan Anda kehilangan pandangan sebelum mencapai puncak dan Anda hanya percaya diri bahwa Anda memukul beberapa pukulan bagus," kata Thorbjornsen.