Jejak kolaborasinya mencakup nama-nama besar industri seperti Solange, Danny Brown, dan Gorillaz, meninggalkan pengaruh mendalam pada generasi vokalis baru.

Penyanyi asal Inggris, PinkPantheress, yang berkontribusi pada single baru 'The Bridge', mengungkapkan kekagumannya melalui email.

"Saya pikir bakatnya yang konsisten untuk mendorong batas-batas musik dan terus menyelami sisi eksperimental suara elektronik sering mendorong saya untuk berpikir out of the box saat memproduksi lagu sendiri," tulisnya.

"Karyanya telah memperluas pasar dan membuka pintu bagi artis elektronik/pop perempuan kulit hitam lainnya. Saya benar-benar percaya bahwa berkat dia, kami memiliki lebih banyak ruang untuk bereksperimen."

Meskipun dikenal luas karena penguasaan ritme elektronik, langkah musik dasar Kelela sebenarnya berakar dari scene indie rock.

Ia sebelumnya tampil bersama grup asal Washington DC bernama Dizzy Spells, cukup lama untuk merekam EP yang belum dirilis.

"Itu pertama kalinya saya benar-benar menekuni penulisan lagu dan merasa longgar serta bebas untuk bisa kacau," kenangnya.

Kolaborasi dengan mantan pasangannya, Tosin Abasi, gitaris utama band progressive metal Animals as Leaders, sangat membentuk preferensi harmonisnya yang kompleks.

"Dia menulis musik proggy, jazzy dengan tanda birama ganjil dan harmonik yang sangat tidak biasa, dan saya benar-benar jatuh cinta dengan mencoba menemukan jalan di lanskap sonik yang tampaknya tidak ramah ini," jelasnya.

Proses Kreatif New Avatar

Proyek berorientasi gitar telah lama direncanakan, kadang muncul dalam pertunjukan live atau rekaman, seperti vokalnya yang dipadukan dengan solo bass Jaco Pastorius di mixtape 'Aquaphoria' (2019) atau penampilannya di klub jazz Blue Note New York pada 2024.

Jalan setelah album debut 'Take Me Apart' (2017) cukup rumit.