Drama Air Mata dan Kontroversi VAR: Kisah Pengusiran Breel Embolo yang Mengubur Mimpi Swiss di Piala Dunia 2026
Ukuran Teks
Untuk memahami mengapa insiden ini begitu krusial, kita perlu membedah kronologi kejadian pada menit ke-72 tersebut. Saat itu, Swiss baru saja berhasil menyamakan kedudukan dan momentum perlahan mulai berpihak pada La Nati.
Dalam sebuah perebutan bola di area tengah lapangan, terjadi duel fisik antara Embolo dan gelandang Argentina, Leandro Paredes. Embolo terjatuh dan memeluk kakinya, memohon wasit asal Portugal, João Pedro Silva Pinheiro, untuk memberikan tendangan bebas dan hukuman bagi Paredes.
Awalnya, Pinheiro yang berada dalam posisi cukup dekat dengan insiden meyakini bahwa Paredes melakukan pelanggaran. Kartu kuning pun dihunuskan untuk pemain Argentina tersebut. Namun, suara dari ruang VAR yang dioperasikan oleh Guillermo Pacheco menghentikan langkah Pinheiro.
Pacheco menyarankan wasit untuk meninjau ulang tayangan lambat (slow-motion) di layar pinggir lapangan. Hasilnya? Sebuah fakta yang mengubah segalanya. Rekaman menunjukkan bahwa tidak ada kontak signifikan dari Paredes. Embolo dinilai telah menjatuhkan diri lebih dulu sebelum kontak fisik terjadi, sebuah tindakan yang oleh protokol FIFA dikategorikan sebagai simulasi untuk memancing keuntungan.
Hukuman Ganda: Pembatalan dan Pengusiran
Protokol VAR yang ketat memberikan konsekuensi hukum yang jelas. Wasit Pinheiro tidak hanya membatalkan kartu kuning Leandro Paredes, tetapi juga menghukum Embolo.
Masalah bagi Embolo, ia telah lebih dulu mengantongi satu kartu kuning di babak pertama akibat pelanggaran taktis. Maka, kartu kuning kedua yang ia terima atas tuduhan simulasi tersebut otomatis berubah menjadi kartu merah langsung.
Keputusan ini sontak memicu protes dari skuad Swiss, namun wasit tetap pada pendiriannya. Embolo harus meninggalkan lapangan lebih cepat dari yang dijadwalkan, meninggalkan rekan-rekannya yang harus bermain dengan 10 orang selama sisa waktu normal hingga perpanjangan waktu.
Editor: Hasyim Wijaya
Update Terbaru
Departemen Pertahanan AS Cabut Skorsing Pilot Garda Nasional South Carolina
Minggu / 12-07-2026, 16:31 WIB
Riot Games Resmi Luncurkan Mode League Classic di Final MSI
Minggu / 12-07-2026, 16:31 WIB
MGM Plus Rilis Drama Mafia New York The Westies
Minggu / 12-07-2026, 16:29 WIB
Serial Komedi Apple TV Trying Tembus Peringkat Global Setelah Premiere Musim Kelima
Minggu / 12-07-2026, 16:29 WIB
BLG Hadapi HLE di Final MSI 2026
Minggu / 12-07-2026, 16:28 WIB
Argentina Kalahkan Swiss 3-1, Lolos ke Semifinal Piala Dunia
Minggu / 12-07-2026, 16:28 WIB
Pelatih Norwegia Salahkan Kabel Kamera Usai Kalah dari Inggris di Piala Dunia
Minggu / 12-07-2026, 16:28 WIB
Revitalisasi Halte Swadarma Jadi Lebih Inklusif Berkat Kolaborasi ParagonCorp, Pemprov DKI, dan Transjakarta
Minggu / 12-07-2026, 16:28 WIB
Rekomendasi HP Xiaomi RAM 8GB Harga Pelajar 2026
Minggu / 12-07-2026, 16:28 WIB
Badai Terjang Zona Konstruksi di Pusat Kota Apex, Warga Berbondong Bantu Bersihkan
Minggu / 12-07-2026, 16:26 WIB
Inspektur Jenderal Connecticut: Manuver PIT Trooper Tidak Dibenarkan
Minggu / 12-07-2026, 16:26 WIB
Conor McGregor Kalah dari Max Holloway Usai Cedera Kaki di UFC 329
Minggu / 12-07-2026, 16:26 WIB
Piala Dunia 2026 Cetak Rekor 14 Laga Comeback, Inggris Jadi Penentu
Minggu / 12-07-2026, 16:24 WIB
Cara Cek Status Pencairan KIP 2026 Lewat HP, Bisa Dilakukan Secara Online
Minggu / 12-07-2026, 16:24 WIB







