Nyeri Bedah Dulu dan Sekarang

Penemuan ini penting karena memberikan bukti kimia langsung penggunaan zat farmakologis dalam operasi Dinasti Ming.

Selama ini, teks medis kuno menyebutkan anestesi bubuk berbasis aconite seperti Caowu San, tetapi tidak ada bukti material bahwa itu benar-benar digunakan.

Praktik Ming bukanlah anestesi modern seperti eter atau kloroform abad ke-19.

Para ilmuwan menduga aplikasi lokal yang lebih konservatif—mungkin dioleskan ke kulit atau luka terbuka sebelum sayatan.

Metode semacam itu bisa mengurangi rasa sakit, sambil menghindari efek samping mematikan dari kelebihan aconitine.

Sebelum anestesi modern, operasi terkenal sangat menyakitkan. Di banyak budaya, pasien diikat atau diberi alkohol, tanaman penenang, dan ramuan apa pun yang diyakini membantu.

Alat yang ditemukan di makam Xia Quan menunjukkan bahwa sejak Dinasti Ming, beberapa dokter sudah bekerja mengendalikan rasa sakit secara kimia dengan cara yang lebih canggih dari dugaan.

Meski bukan berarti Dinasti Ming memiliki anestesi standar, residu ini membuktikan bahwa dokter bereksperimen dengan persiapan kompleks untuk membuat prosedur lebih tertahankan.

Studi ini juga menyoroti pentingnya arkeokimia dalam mengungkap realitas masa lalu.

>>> 5 Cara Merawat Tas Kulit Sintetis agar Tidak Mudah Mengelupas

Teks kuno memberi tahu apa yang diklaim dokter; jejak pada alat mereka akhirnya mengungkap apa yang benar-benar mereka gunakan dalam praktik.