Peran Melatonin dan Mikrobioma Usus

Salah satu penjelasan yang mungkin adalah melatonin. ASI secara alami mengandung hormon ini, sementara susu formula tidak.

Melatonin membantu mengatur ritme sirkadian bayi dan mendukung tidur yang lebih mudah.

Bayi menghasilkan sangat sedikit melatonin sendiri di awal kehidupan. Melatonin yang diterima melalui ASI dapat membantu membangun jam internal mereka lebih cepat.

Menyusui juga memengaruhi perkembangan mikrobioma usus bayi, yang mungkin penting untuk tidur. Penelitian tentang sumbu usus-otak menunjukkan bahwa bakteri usus memengaruhi regulasi tidur dan perkembangan neurologis.

Sebuah studi yang diterbitkan pada 29 Maret 2026 di jurnal Gut Microbes Reports menemukan bahwa bayi dengan keragaman mikroba usus yang lebih besar menunjukkan ritme tidur-bangun yang lebih kuat.

Namun, studi tersebut hanya melibatkan 20 bayi, sehingga temuannya masih bersifat awal.

Para peneliti Jepang menekankan bahwa temuan mereka menunjukkan asosiasi, bukan bukti bahwa menyusui secara langsung menyebabkan tidur lebih baik.

Banyak faktor lain yang membentuk tidur bayi, seperti lingkungan rumah, rutinitas keluarga, dan interaksi orang tua.

Kesimpulannya sederhana: susu formula tidak akan membuat bayi tidur lebih lama, dan ASI mungkin memberikan sedikit keuntungan. Namun, pada akhirnya, tidur bayi tidak mengikuti aturan yang ketat.

>>> Lupin Pharmaceuticals Tarik Jutaan Botol Obat Tetes Mata di Seluruh AS

Jika Anda menghadapi bayi yang sering terbangun, Anda pada dasarnya hanya bekerja dengan temperamen dan biologi unik anak Anda.