Dengan kata lain, ide hampir selalu muncul saat saya jauh dari notebook. Membawa notebook ke mana-mana tidak pernah praktis.

Kini Pixel menjadi notebook digital saya. Setiap kali ide muncul, saya membuka Google Keep dan mencatatnya.

Atau jika itu item tindakan, saya menggunakan Todoist untuk menangkap tugas dengan suara.

Dengan cara ini, catatan dan tugas langsung muncul di perangkat lain, menunggu saat saya duduk di meja kerja nanti.

Saya masih kadang menikmati menulis di atas kertas, tetapi tidak lagi merasa perlu membawa notebook untuk berjaga-jaga jika inspirasi datang.

Hal-Hal Kecil yang Membuat Perbedaan Besar

Tidak satu pun barang di atas menghilang dari saku atau ransel saya dalam semalam. Pixel menggantikannya satu per satu saat saya mulai meraih ponsel daripada membawa barang tambahan.

Ini mungkin salah satu hal favorit saya tentang menggunakan Pixel.

Di luar fitur perangkat keras dan perangkat lunak, cara Pixel terintegrasi ke dalam kehidupan sehari-hari untuk memperbaiki hal-hal kecil itulah yang paling berkesan.

>>> Hashim: AS hingga Inggris Antre Masuk Pasar Karbon RI

Kemudahan itu mungkin tidak menjadi berita utama, tetapi dampaknya pada kehidupan sehari-hari lebih besar daripada banyak fitur mencolok yang pernah ada.